Palmeiras Mundur dari Tawaran Nino, Barboza Siap Bergabung

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 18 Mei 2026 | Palmeiras sepertinya telah memundurkan diri dari tawaran untuk membeli Nino dari Zenit. Hal ini terjadi setelah klub tersebut berhasil mendapatkan Alexander Barboza dari Botafogo.

Menurut laporan dari Globo.com, Palmeiras telah memutuskan untuk tidak melanjutkan negosiasi dengan Zenit untuk membeli Nino. Sebelumnya, klub telah mencapai kesepakatan dengan pemain, tetapi tidak berhasil mencapai kesepakatan dengan Zenit.

Baca juga:

Palmeiras telah menawarkan sekitar 7 juta euro untuk Nino, tetapi Zenit menolak tawaran tersebut. Klub Rusia tersebut meminta sekitar 12 juta euro untuk melepas pemain mereka.

Sementara itu, Barboza telah menyelesaikan proses medis dan siap bergabung dengan Palmeiras setelah Piala Dunia. Pemain tersebut akan bergabung dengan klub pada Juli mendatang.

Palmeiras telah membeli Barboza dari Botafogo dengan biaya sekitar 4 juta dolar AS. Pemain tersebut akan bergabung dengan klub pada musim depan.

Dalam beberapa hari terakhir, Palmeiras juga telah kehilangan beberapa pemain penting. Salah satunya adalah Danilo, yang telah dipindahtangankan ke klub lain.

Baca juga:

Meskipun demikian, Palmeiras masih memiliki beberapa pemain penting di skuad mereka. Mereka masih memiliki Gustavo Gómez, Murilo, Bruno Fuchs, dan Benedetti di belakang.

Palmeiras masih memiliki harapan untuk memenangkan gelar juara musim ini. Mereka akan terus berjuang untuk mencapai tujuan tersebut.

Sementara itu, Zenit juga masih memiliki harapan untuk memenangkan gelar juara di Rusia. Mereka saat ini berada di posisi teratas klasemen sementara.

Di lain pihak, Archbishop Telesphore George Mpundu, mantan Uskup Agung Lusaka, Zambia, telah meninggal dunia pada usia 78 tahun. Beliau meninggal setelah menerima pengobatan di rumah sakit.

Baca juga:

Archbishop Mpundu telah menjabat sebagai Uskup Agung Lusaka selama beberapa tahun. Beliau dikenal sebagai pemimpin yang kuat dan berani dalam menghadapi masalah sosial dan politik.

Beliau juga dikenal sebagai pendukung hak asasi manusia dan keadilan sosial. Beliau telah berjuang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hak asasi manusia dan keadilan sosial.

Archbishop Mpundu akan selalu diingat sebagai pemimpin yang berdedikasi dan berani. Beliau telah meninggalkan warisan yang besar bagi Gereja Katolik dan masyarakat Zambia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *