PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 21 Mei 2026 | Nilai tukar rupiah telah menjadi sorotan utama dalam beberapa minggu terakhir. Dengan gejolak global yang mempengaruhi mata uang di seluruh dunia, pemerintah Indonesia berupaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Menurut Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, kebijakan moneter yang diambil bertujuan untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi.
Presiden Prabowo Subianto juga menargetkan nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp16.800-Rp17.500 per dolar AS pada tahun 2027. Strategi fiskal dan moneter yang terjaga diharapkan dapat menjaga nilai tukar rupiah tetap stabil. Pemerintah berkomitmen menjaga inflasi tetap stabil di rentang 1,5-3,5 persen sebagai bagian dari strategi ekonomi makro nasional.
Bank Indonesia menaikkan BI-Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25% pada Rapat Dewan Gubernur 19-20 Mei 2026. Kenaikan ini lebih besar dari ekspektasi sebagian ekonom yang memperkirakan kenaikan 25 basis poin. Keputusan ini membacanya sebagai sinyal kuat bahwa stabilitas rupiah menjadi prioritas jangka pendek.
Dalam beberapa minggu terakhir, nilai tukar rupiah telah melemah hingga menyentuh rekor terlemah sepanjang sejarah di level Rp17.706 per dolar AS. Namun, dengan kebijakan moneter yang diambil, pemerintah berupaya menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi.
Kebijakan moneter yang diarahkan pro-stability, sementara kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap pro-growth. Bauran kebijakan ini menunjukkan bahwa stabilitas dan pertumbuhan diperlakukan sebagai dua fungsi yang bekerja bersama dalam satu kendaraan kebijakan.
Di tengah gejolak global, pemerintah Indonesia berupaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Dengan kebijakan moneter yang diambil, pemerintah berupaya menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi. Presiden Prabowo Subianto menargetkan nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp16.800-Rp17.500 per dolar AS pada tahun 2027.
Kesimpulan, pemerintah Indonesia berupaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dengan kebijakan moneter yang diambil. Dengan target nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp16.800-Rp17.500 per dolar AS pada tahun 2027, pemerintah berupaya menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi. Strategi fiskal dan moneter yang terjaga diharapkan dapat menjaga nilai tukar rupiah tetap stabil.
