Sukhoi Su-35 Rusia Ganggu Penerbangan Rivet Joint Inggris di Laut Hitam

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 21 Mei 2026 | Pesawat pengawasan Rivet Joint milik Angkatan Udara Inggris (RAF) telah diganggu oleh pesawat tempur Rusia, Sukhoi Su-35, di atas Laut Hitam. Insiden ini terjadi saat pesawat Rivet Joint melakukan penerbangan rutin di wilayah udara internasional.

Menurut Kementerian Pertahanan Inggris, pesawat Rivet Joint tersebut sedang melakukan misi pengawasan sebagai bagian dari kerja sama NATO untuk mengamankan wilayah perbatasan timur. Namun, pesawat tersebut diganggu oleh dua pesawat tempur Rusia, yaitu Sukhoi Su-35 dan Su-27.

Baca juga:

Pesawat Su-35 terbang sangat dekat dengan Rivet Joint, sehingga memicu sistem darurat pesawat dan mematikan autopilot. Sementara itu, pesawat Su-27 melakukan enam kali terbang di depan Rivet Joint, dengan jarak hanya enam meter dari hidung pesawat.

Menteri Pertahanan Inggris, John Healey, mengutuk tindakan pilot Rusia yang dianggap berbahaya dan tidak dapat diterima. Ia juga memuji profesionalisme dan keberanian awak pesawat Rivet Joint yang tetap melanjutkan misi mereka meskipun menghadapi gangguan dari pesawat Rusia.

Baca juga:

Insiden ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, telah terjadi beberapa insiden serupa antara pesawat Inggris dan Rusia di wilayah Laut Hitam. Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa insiden terbaru ini merupakan contoh lain dari perilaku berbahaya dan tidak dapat diterima oleh pilot Rusia.

Sementara itu, di tempat lain, Wakil Menteri Pertahanan Indonesia, Marsekal (Purn) Donny Ermawan Taufanto, membuka program Presidential Future Leadership Program (PFLP) bagi 400 pegawai baru BUMN. Program ini bertujuan untuk membina karakter, nasionalisme, dan wawasan kebangsaan bagi para pegawai BUMN.

Baca juga:

Para peserta PFLP akan mengikuti program pendidikan selama sembilan bulan, yang meliputi pendidikan karakter, nasionalisme, dan wawasan kebangsaan. Mereka juga akan mendapatkan pelatihan dan pembinaan untuk meningkatkan kemampuan dan kecerdasan mereka.

Dalam kesimpulan, insiden gangguan pesawat Rivet Joint Inggris oleh pesawat tempur Rusia di Laut Hitam menunjukkan bahwa situasi keamanan di wilayah tersebut masih rentan dan memerlukan perhatian serius dari pihak berwenang. Sementara itu, program PFLP bagi pegawai BUMN di Indonesia bertujuan untuk membina karakter dan kemampuan para pegawai untuk meningkatkan kemampuan dan kinerja BUMN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *