PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 17 April 2026 | Rismon Sianipar, tokoh asal Siantar yang kini dikenal sebagai pendukung vokal Presiden Joko Widodo, menapaki karier yang jarang ditemui. Lulusan teknik dengan gelar Master of Engineering (M.Eng) dan Doctor of Engineering (Dr.Eng), ia menggabungkan keahlian teknis dengan aktivisme politik, menjadikan dirinya sosok yang menarik perhatian publik.
Berangkat dari keluarga sederhana di Pematang Siantar, Rismon menempuh pendidikan dasar di SDN 01 Siantar dan melanjutkan ke SMA Negeri 2 Siantar. Kecintaannya pada ilmu pengetahuan sejak dini mendorongnya meraih beasiswa ke luar negeri, tepatnya di Universitas Teknologi Manchester, Inggris, dimana ia menyelesaikan program M.Eng pada tahun 2012. Selama masa studi, ia terlibat dalam proyek riset energi terbarukan yang dipublikasikan di jurnal internasional.
Setelah memperoleh gelar Master, Rismon kembali ke Indonesia untuk melanjutkan studi doktoral di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya. Pada tahun 2017, ia berhasil menyelesaikan doktoral teknik dengan predikat cum laude, memperoleh gelar Dr.Eng dalam bidang teknik lingkungan. Disertasinya berfokus pada optimalisasi sistem pengolahan limbah industri, sebuah topik yang kini menjadi sorotan kebijakan pemerintah dalam rangka memperkuat agenda hijau.
| Tahun | Institusi | Gelar |
|---|---|---|
| 2010‑2012 | University of Manchester | M.Eng (Mechanical Engineering) |
| 2014‑2017 | ITS Surabaya | Dr.Eng (Environmental Engineering) |
Selain prestasi akademik, Rismon meniti karier di sektor energi dengan bergabung pada PT. Energi Nusantara sebagai Chief Technology Officer (CTO) pada 2018. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan berhasil mengimplementasikan tiga proyek pembangkit listrik tenaga surya di Sumatra Utara, yang menghasilkan total kapasitas 150 megawatt. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari jaringan politik yang kuat, terutama hubungannya dengan jajaran pemerintah pusat.
Hubungan itu menjadi semakin jelas ketika Rismon secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Presiden Jokowi pada kampanye pemilihan umum 2024. Ia menekankan bahwa visi pembangunan infrastruktur dan energi bersih yang diusung Jokowi sejalan dengan keahlian dan aspirasi profesionalnya. Dalam beberapa wawancara televisi, Rismon menegaskan pentingnya sinergi antara sektor akademik, industri, dan pemerintahan untuk mencapai target net zero emissions pada tahun 2060.
Pengaruhnya juga tampak di level daerah. Sebagai Ketua Dewan Penasihat Pengembangan Daerah (DPD) di Sumatra Utara, Rismon berperan dalam merumuskan program revitalisasi kawasan industri di Siantar yang mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan. Program tersebut, yang dijuluki “Siantar Green Initiative”, berhasil menarik investasi asing sebesar US$ 45 juta pada 2023.
- Gelar akademik: M.Eng (Mechanical Engineering), Dr.Eng (Environmental Engineering)
- Posisi korporat: CTO PT. Energi Nusantara
- Peran politik: Pendukung Jokowi, Ketua DPD Sumatra Utara
- Proyek utama: 150 MW pembangkit tenaga surya, Siantar Green Initiative
Secara keseluruhan, perjalanan Rismon Sianipar mencerminkan perpaduan antara kompetensi teknis yang tinggi dan komitmen politik yang kuat. Keberhasilannya mengubah citra seorang insinyur menjadi tokoh publik yang mampu mempengaruhi kebijakan energi nasional. Ke depan, ekspektasi publik terhadapnya semakin besar, terutama dalam mengawal agenda transformasi energi hijau Indonesia yang menjadi prioritas utama pemerintah.
