Mengenal Kalender Jawa: Weton Jumat Legi dan Wataknya

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 30 Mei 2026 | Kalender Jawa masih menjadi pedoman penting bagi masyarakat, terutama untuk menentukan hari baik, merencanakan acara penting, hingga memahami karakter seseorang melalui weton. Pada Mei 2026, kalender Jawa mencatat dua fase penting, yaitu Selo bulan ke-11 dan Besar bulan ke-12.

Secara sistem, kalender Jawa lebih mirip kalender Hijriah dibandingkan Masehi karena sama-sama menggunakan perhitungan lunar (qamariyah). Bedanya, dalam kalender Jawa, pergantian hari dimulai saat matahari terbenam (bakda magrib), bukan tengah malam seperti pada kalender Masehi.

Baca juga:

Setiap hari tidak hanya dihitung berdasarkan sistem Masehi, tetapi menggunakan lima siklus pasaran, yaitu Pahing, Pon, Wage, Kliwon, dan Legi. Kombinasi antara hari dan pasaran disebut weton, yang dipercaya memiliki makna khusus dalam kehidupan masyarakat Jawa.

Pada Jumat, 29 Mei 2026, kalender Jawa mencatat weton Jumat Legi. Orang-orang yang lahir pada Jumat Legi memiliki sifat jujur dan teguh pendirian. Mereka juga memiliki watak setia dan murah hati kepada orang-orang yang dicintai. Namun, mereka juga memiliki kelemahan, yaitu emosi yang mudah terpancing dan sulit menerima orang lain apa adanya.

Menurut penanggalan Jawa, Jumat Legi memiliki neptu 11, yang merupakan penggabungan dari nilai hari Jumat 6 dan nilai pasaran Jawa Legi 5. Pemilik weton ini dipercaya memiliki kemampuan untuk menanggung beban berat dan memiliki sifat keras, mudah marah, tetapi juga lancar sandang pangan dan rezeki selalu ada.

Baca juga:

Pangarasan pada weton ini adalah Aras Tuding, yang artinya sering ditunjuk dalam hal yang positif yang bisa menjadi peluang atau kesempatan. Sedangkan Pancasuda, Satriya Wirang Luhur budinya, tetapi sering mendapat malu atau dipermalukan orang sehingga terkesan kurang wibawa.

Wuku Warigagung, lambang dewanya Bathara Mahayêkti, semasa hidupnya menanggung beban yang berat. Gedhongnya di depan dan belakang, sifatnya di depan tampak rela, tetapi di belakang kurang ikhlas. Pohonnya cemara, banyak bicara serta enak di dengar pembicaraannya, lagi pula dipercaya perkataannya.

Menurut ahli penanggalan Jawa, hari Jumat Legi di Wuku Warigagung adalah hari baik untuk semua pekerjaan. Jika bepergian, akan selalu mendapatkan kegembiraan dalam perjalanan. Namun, perlu diingat bahwa setiap individu memiliki karakter yang unik, sehingga perlu memahami weton dan wataknya untuk mengetahui potensi dan kelemahan diri sendiri.

Baca juga:

Dalam kesimpulan, kalender Jawa masih menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Jawa, terutama dalam menentukan hari baik dan memahami karakter seseorang. Dengan memahami weton dan wataknya, seseorang dapat meningkatkan kesadaran diri dan mengoptimalkan potensi yang dimilikinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *