Dony Oskaria Jelaskan Alasan Danantara Belum Merilis Laporan Keuangan

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 31 Mei 2026 | Dony Oskaria, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, menjelaskan bahwa lembaganya belum merilis laporan keuangan sejak dibentuk pada Februari tahun lalu. Menurut Dony, laporan keuangan Danantara memiliki karakteristik berbeda dibandingkan perusahaan pada umumnya karena merupakan hasil konsolidasi laporan keuangan seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada di bawah pengelolaannya.

Dony menjelaskan, Danantara masih melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola serta transparansi laporan keuangan BUMN. Proses tersebut mencakup pembersihan pembukuan perusahaan-perusahaan pelat merah dan penyelesaian impairment atau penurunan nilai aset yang masih bermasalah.

Baca juga:

Di samping itu, Dony juga menegaskan bahwa Danantara tidak ingin tujuan baik dari pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) kemudian menimbulkan masalah baru imbas buruknya tata kelola ekspor. Ia menambahkan bahwa kehadiran PT DSI tidak akan menimbulkan proses birokrasi baru dalam rantai pasok ekspor.

PT DSI akan resmi beroperasi pada Senin, 1 Juni 2026, dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026. Dalam periode tersebut, DSI bersama para pemangku kepentingan terkait termasuk pengusaha akan berdiskusi mengenai berbagai hal strategis, termasuk penentuan patokan harga dari komoditas.

Dony Oskaria juga mengatakan bahwa dalam proses konsolidasi tersebut terdapat penyesuaian akuntansi yang cukup signifikan, termasuk impairment (penurunan nilai) terhadap buku-buku BUMN yang nilainya mendekati Rp100 triliun. Ia menegaskan transparansi dari tata kelola PT DSI sebagai BUMN terkait ekspor komoditas strategis nasional.

Baca juga:

Danantara juga akan mengumumkan jajaran pengurus PT DSI pekan depan. Proses seleksi terkait sumber daya manusia (SDM) dari badan usaha milik negara (BUMN) yang mengatur tata kelola ekspor komoditas strategis nasional itu tengah berlangsung dengan ketat.

Dony menambahkan bahwa Danantara turut dibantu oleh para pemangku kepentingan strategis lainnya dalam hal SDM PT DSI, termasuk bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Perdagangan (Kemendag), serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Menurut Dony, Danantara juga melakukan pengembangan sistem teknologi pendukung dari BUMN tersebut. Ia memastikan Danantara akan berupaya sebaik mungkin dan dapat diawasi oleh masyarakat Indonesia dalam implementasi program ini.

Baca juga:

Kesimpulan, Danantara belum merilis laporan keuangan sejak dibentuk pada Februari tahun lalu karena masih melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola serta transparansi laporan keuangan BUMN. Danantara juga akan mengumumkan jajaran pengurus PT DSI pekan depan dan melakukan pengembangan sistem teknologi pendukung dari BUMN tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *