Antonio Conte Resmi Tinggalkan Napoli, Pergi dengan Penyesalan

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 04 Juni 2026 | Antonio Conte resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Napoli pada Kamis (4/6/2026) setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kontrak lebih cepat. Pelatih berusia 56 tahun itu sebenarnya masih memiliki sisa kontrak satu musim bersama klub asal Naples tersebut.

Namun, Napoli dan Conte sepakat untuk berpisah menjelang dimulainya Liga Italia 2026-2027. Keputusan itu mengakhiri masa kerja Conte yang sempat menghadirkan kesuksesan bagi Partenopei.

Baca juga:

Pada musim 2024-2025, mantan pelatih Inter Milan, Chelsea, dan Tottenham Hotspur tersebut mengantarkan Napoli meraih gelar Serie A keempat sepanjang sejarah klub. Napoli juga berhasil menjuarai Piala Super Italia pada Desember lalu.

Namun, performa tim menurun pada musim 2025-2026. Napoli harus puas finis di posisi kedua klasemen Serie A, tertinggal 11 poin dari Inter Milan yang keluar sebagai juara.

Napoli mengumumkan perpisahan dengan Conte melalui pernyataan resmi klub. "SSC Napoli mengumumkan bahwa telah tercapai kesepakatan dengan Antonio Conte dan staf kepelatihannya untuk berpisah sebelum kontrak mereka berakhir secara alami," demikian bunyi pernyataan klub.

"Kami berterima kasih kepada pelatih dan stafnya atas pekerjaan luar biasa yang telah mereka lakukan. Kami mendoakan yang terbaik untuk masa depan dan tantangan berikutnya dalam karier mereka."

Baca juga:

Perpisahan ini sekaligus membuka jalan bagi Napoli untuk memulai proyek baru setelah gagal mempertahankan gelar Serie A musim lalu. Menurut berbagai laporan di Italia, Napoli kini semakin dekat untuk menunjuk mantan pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, sebagai pengganti Conte.

Dalam pernyataan perpisahannya, Conte mengungkapkan bahwa keputusan untuk meninggalkan Napoli sebenarnya sudah ia komunikasikan kepada presiden klub sejak sebulan lalu. Ia merasa proyek yang dijalankan bersama Napoli telah mencapai titik akhir.

"Sebulan lalu saya menelepon presiden. Saya mengatakan bahwa saya merasa proyek kami akan segera berakhir," ujar Conte.

Pelatih yang pernah menangani tim nasional Italia pada periode 2014-2016 itu juga mengakui kegagalannya dalam membangun persatuan di sekitar klub.

Baca juga:

Sementara itu, Kevin De Bruyne, pemain Napoli, mengungkapkan bahwa ia senang dengan kepergian Conte. Namun, komentar De Bruyne tersebut mendapat tanggapan dari Fabio Capello, yang meminta De Bruyne untuk melakukan introspeksi diri daripada menyalahkan Conte.

"People always blame others; they need to take a good look in the mirror. Did he really join a team expecting them to change their entire playing system just for him? I think Conte had the best interests of the team in mind with his tactical choices. I respect De Bruyne a lot, but he should have examined his own conscience before speaking," kata Capello.

Allegri, yang diharapkan menjadi pengganti Conte, masih harus menyelesaikan kontraknya dengan AC Milan sebelum bergabung dengan Napoli. Proses tersebut masih berlangsung dan diharapkan selesai dalam waktu dekat.

Kesimpulan, kepergian Conte dari Napoli membuka peluang bagi klub untuk memulai proyek baru dan mencari pelatih yang dapat membawa kesuksesan bagi tim. Sementara itu, De Bruyne dan Allegri harus menunggu dan melihat bagaimana keadaan akan berkembang di Napoli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *