PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 05 Juni 2026 | Nanik S Deyang baru saja ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BGN. Nanik lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968, dan tumbuh dalam keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai pegawai biasa, sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga.
Nanik menempuh pendidikan di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan meraih gelar S1 Fakultas Biologi. Setelah lulus, ia memulai karir sebagai jurnalis di Tabloid Bangkit. Kemudian, ia memutuskan untuk terjun ke dunia politik dan pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.
Keluarga Nanik sempat terdampak kasus hukum pada tahun 2018 yang membuat suaminya mundur dari pekerjaan dan ibunya jatuh sakit akibat tekanan publik. Meskipun demikian, Nanik tetap tegar dan terus berjuang untuk mencapai tujuannya. Ia dikenal sebagai salah satu sosok pendukung Prabowo Subianto sejak Pilpres 2019.
Nanik S Deyang memiliki prinsip untuk selalu berani membela kebenaran, memiliki pendirian yang kuat, serta menjunjung tinggi rasa keadilan. Nilai-nilai tersebut kemudian terus melekat dalam perjalanan kariernya, baik saat berkiprah sebagai jurnalis maupun ketika terjun ke dunia politik dan pemerintahan.
Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimilikinya, Nanik S Deyang diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam Badan Gizi Nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Ia merupakan contoh bagi banyak orang bahwa dengan kerja keras dan ketekunan, seseorang dapat mencapai tujuannya dan membuat perbedaan dalam masyarakat.
Kisah perjalanan hidup dan keluarga Nanik S Deyang merupakan inspirasi bagi banyak orang. Ia menunjukkan bahwa dengan pendidikan yang baik, kerja keras, dan kemampuan untuk beradaptasi, seseorang dapat mencapai kesuksesan dan membuat perbedaan dalam masyarakat.
