Fadli Zon: Antara Pembohongan Baliho dan Pemajuan Kebudayaan

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 10 Juni 2026 | Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, baru-baru ini menjadi sorotan karena beberapa isu yang berkaitan dengan kebudayaan dan pemasangan baliho. GKR Rumbay, salah satu perwakilan kelompok di Solo, menyatakan bahwa baliho yang memuat gambar Fadli Zon dan beberapa tokoh lainnya merupakan bentuk pembohongan karena tidak menyampaikan informasi yang jelas tentang pelaksanaan upacara adat Suro.

Menurut Rumbay, klaim-klaim seputar pelaksanaan Sura yang dikaitkan dengan keberadaan baliho tersebut adalah disinformasi. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah mengumpulkan bukti kuat untuk memperkarakan hal ini dan siap untuk menempuh jalur hukum. Rumbay juga menyoroti penggunaan jabatan yang terpampang pada baliho oleh GRAy Koes Moertiyah atau Gusti Moeng.

Baca juga:

Di sisi lain, Fadli Zon juga melakukan dialog dengan budayawan Banyumas untuk membahas tentang kemajuan kebudayaan daerah tersebut. Ia menyampaikan bahwa Banyumas memiliki banyak warisan budaya, baik berupa situs budaya maupun Warisan Budaya Takbenda (WBTb), dan merupakan salah satu daerah kelahiran tokoh-tokoh bangsa, seniman, dan budayawan yang dapat menjadi modal pemajuan kebudayaan daerah.

Fadli Zon mendorong adanya promosi budaya agar Banyumas dapat menjadi salah satu etalase bagi sejarah Indonesia. Ia juga menegaskan pentingnya memajukan budaya lokal Banyumas untuk menampilkan kekayaan mega diversity dan memperkuat identitas bangsa.

Baca juga:

Selain itu, Fadli Zon juga dikabarkan telah diangkat sebagai Ketua Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 31 Tahun 2026. Ia menjadi ketua pertama dari seorang Menteri Kebudayaan yang menempati posisi tersebut. Melalui keanggotaan ini, diharapkan Indonesia dapat memperkuat posisinya dalam forum global dan memajukan kebudayaan nasional.

Terakhir, pemasangan baliho Pakubuwono (PB) XIV Hangabehi di kawasan Keraton Solo juga menjadi sorotan karena dinilai kurang mendukung keindahan kawasan dan menutupi pandangan ke bangunan cagar budaya. Meskipun demikian, pemasangan baliho tidak otomatis melanggar aturan selama tidak berdampak pada bangunan cagar budaya.

Baca juga:

Dalam kesimpulan, Fadli Zon terlibat dalam beberapa isu yang berkaitan dengan kebudayaan, mulai dari pemasangan baliho yang dianggap sebagai pembohongan hingga upaya pemajuan kebudayaan daerah Banyumas. Ia juga diangkat sebagai Ketua KNIU untuk memperkuat posisi Indonesia dalam forum global. Dengan demikian, diharapkan kebudayaan Indonesia dapat terus berkembang dan menjadi identitas bangsa yang kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *