PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 11 Juni 2026 | Pertandingan Piala Dunia 2026 sudah di ambang pintu, namun terjadi konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Federasi Sepak Bola Iran menuduh Amerika Serikat mencabut alokasi tiket suporter Iran untuk pertandingan fase grup Piala Dunia 2026.
Menurut laporan, tuduhan itu muncul hanya beberapa hari sebelum turnamen dimulai. Iran menyebut langkah tersebut menjadi upaya untuk menghambat kehadiran pendukungnya di stadion, di tengah memburuknya hubungan kedua negara.
Federasi sepak bola Iran mengatakan bahwa Amerika Serikat kembali mengambil tindakan yang menghambat kehadiran pendukung Iran di stadion yang menjadi tempat tiga pertandingan fase grup tim nasional. Aturan FIFA menetapkan setiap negara peserta mendapatkan alokasi delapan persen tiket untuk setiap pertandingan.
Tiket tersebut diberikan kepada federasi nasional untuk didistribusikan kepada pendukung melalui jalur resmi. Iran mengatakan, mereka sebelumnya sudah menerima kuota tiket tersebut dan telah memulai penjualan tiket untuk tiga pertandingan fase grup melawan Selandia Baru, Belgia, dan Mesir.
Seluruh laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat. Namun, federasi Iran menyebut alokasi itu kemudian dicabut secara tiba-tiba.
Konflik ini dapat mempengaruhi suasana pertandingan dan memperburuk hubungan antara kedua negara. Iran dan Amerika Serikat telah memiliki hubungan yang tegang dalam beberapa tahun terakhir, dan insiden ini dapat memperparah situasi.
Iran berharap bahwa FIFA dapat campur tangan dan menyelesaikan masalah ini sebelum pertandingan dimulai. Sementara itu, Amerika Serikat belum memberikan komentar resmi tentang tuduhan tersebut.
Pertandingan Piala Dunia 2026 diharapkan dapat berlangsung dengan sukses dan damai, namun konflik ini dapat mempengaruhi hasil pertandingan dan memperburuk suasana.
