PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 18 April 2026 | Sabtu (18/4/2026) malam di Stadion Kanjuruhan, Malang, Arema FC berhasil mengamankan tiga poin penuh setelah menundukkan Persis Solo dengan skor meyakinkan 2-0. Kemenangan ini menjadi titik balik penting bagi Singo Edan yang sebelumnya berada di urutan ke-11 klasemen sementara Liga 1 (BRI Super League) dan kini melaju ke posisi kesembilan dengan total 38 poin setelah 28 laga.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-16 melalui aksi serangan balik cepat. Striker asal Brasil, Gabriel Silva, mengontrol bola dengan dada, kemudian menembakkan bola ke sudut kanan gawang lawan yang tak dapat diantisipasi oleh kiper Persis Solo. Gol tersebut memberi keunggulan pertama bagi Arema dan menegaskan niat ofensif tim tuan rumah.
Di babak kedua, Arema terus menekan. Pada menit ke-52, Gabriel Silva kembali menambah angka lewat assist dari sayap kanan, Ilham Rio Fahmi. Bola lurus ke tiang jauh, kembali dikontrol dengan dada oleh Silva, dan ditutup dengan tendangan melengkung yang menembus jaring. Skor 2-0 mengukuhkan dominasi Arema hingga peluit akhir.
Statistik pertandingan menunjukkan penguasaan bola Arema lebih tinggi, dengan 58% total penguasaan, 14 tembakan ke arah gawang (7 tepat sasaran) dibandingkan 7 tembakan Persis Solo (2 tepat sasaran). Lini pertahanan Persis Solo sempat mencoba bangkit melalui tendangan keras Althaf Indie dan voli Dalberto pada menit ke-76, namun usaha tersebut tidak membuahkan gol.
Berikut ringkasan susunan pemain yang memulai laga:
| Arema FC (4-2-3-1) | Persis Solo (4-3-3) |
|---|---|
| Lucas Frigeri | Muhammad Riyandi |
| Rio Fahmi | Dodi Alexvan Djin |
| Hansamu Yama | Kadek Raditya |
| Julian Guevara | Luka Dumancic |
| Johan Alfarizi | Dusan Mijic |
| Betinho | Andrei Alba |
| Arkhan Fikri | Zanadin Fariz |
| Gustavo Franca | Mirolav Maricic |
| Matheus Blade | Dejan Tumbas |
| Gabriel Silva | Jefferson Souza |
| Joel Vinicius | Roman Paparyha |
Pelatih Arema, Marcos Santos, menegaskan pentingnya tiga poin ini menjelang tahap akhir musim. “Kami kehilangan banyak poin di putaran pertama. Sekarang, kami harus konsisten mengumpulkan poin, terutama di laga kandang. Persaingan di papan atas semakin ketat, dan kami tidak ingin terjebak di zona degradasi,” ungkapnya dalam konferensi pasca pertandingan.
Di sisi lain, Persis Solo tetap terpuruk di zona merah klasemen, menempati posisi ke-16 dengan 24 poin. Tim Laskar Sambernyawa belum mampu mengubah tren buruknya meski berhasil menahan tekanan Arema di bagian akhir pertandingan. Kekalahan ini menambah beban mental bagi pelatih mereka, yang harus mencari cara untuk membalikkan nasib sebelum sisa tujuh pertandingan musim ini.
Berikut tabel sementara klasemen setelah laga ini:
- 1. Persija Jakarta – 52 poin
- 2. Bali United – 49 poin
- 3. PSM Makassar – 47 poin
- …
- 9. Arema FC – 38 poin
- 10. Persib Bandung – 37 poin
- 11. PSM Makassar – 35 poin
- 12. Persija Jakarta – 34 poin
- 15. Persis Solo – 24 poin
Kemenangan 2-0 atas Persis Solo tidak hanya menambah poin, tetapi juga meningkatkan moral tim jelang beberapa laga krusial berikutnya. Arema kini menatap peluang masuk sepuluh besar, sebuah target yang dianggap realistis mengingat selisih poin dengan tim di atasnya semakin tipis. Jika Singo Edan mampu meraih minimal tiga poin dalam dua laga berikutnya, mereka dapat melampaui Persib Bandung dan mengukuhkan posisi di zona aman.
Secara keseluruhan, pertandingan ini menegaskan peran penting Gabriel Silva sebagai penyerang utama Arema. Dua golnya menjadi faktor penentu, sementara kerja keras lini tengah dan sayap memperkuat serangan balik yang efektif. Di sisi lain, Persis Solo harus memperbaiki pertahanan dan meningkatkan ketajaman akhir untuk keluar dari zona degradasi.
Dengan sisa musim yang masih panjang, Arema FC bertekad menjadikan setiap laga sebagai peluang mengumpulkan poin, sementara Persis Solo harus berjuang keras untuk menghindari penurunan ke klasemen akhir.
