PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 13 Juni 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 2,07% ke 6.007 pada Jumat, 12 Juni 2026, didorong oleh kenaikan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).
Saham BBCA naik 4,29% menjadi Rp 6.075, sementara saham DSSA naik 13,01% menjadi Rp 825. Kenaikan tersebut juga didukung oleh saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang naik 12,75% menjadi Rp 3.450.
IHSG juga mendapat dukungan dari sektor perbankan, dengan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 4,0% menjadi Rp 3.640 dan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 1,18% menjadi Rp 4.300.
Menurut analis, kenaikan IHSG tersebut juga dipengaruhi oleh langkah Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 5,5%. Hal ini dianggap sebagai komitmen regulator untuk mendorong stabilisasi rupiah.
Di samping itu,IHSG juga mendapat dukungan dari aliran dana asing yang masih agresif masuk ke beberapa big caps dan sektor tertentu. Misalnya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), hingga PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).
Dengan demikian, IHSG berhasil menguat 2,07% ke 6.007, dengan sebanyak 615 saham menguat, 108 saham terkoreksi, dan 93 saham tidak bergerak. Nilai transaksi saham hari ini sebesar Rp 21,68 triliun dengan volume 37,47 miliar saham dan frekuensi sebanyak 2,40 juta kali.
Kapitalisasi pasar IHSG sesi hari ini Rp 10.547 triliun. Indeks bergengsi LQ45 terpantau bergairah dengan naik 1,81%.
Menutup artikel ini, IHSG yang menguat 2,07% ke 6.007, merupakan pertanda yang baik bagi pasar saham Indonesia, dengan dukungan dari sektor perbankan dan aliran dana asing yang masih agresif masuk ke beberapa big caps dan sektor tertentu.
