PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 17 Juni 2026 | Pemain sepak bola Kanada menghadapi pelecehan online yang serius, termasuk ancaman kematian dan pesan kebencian. Moïse Bombito, bek Kanada, menerima 1.000 hingga 2.000 komentar kebencian setelah pertandingan melawan Argentina di Copa America 2024. Ia merasa bahwa perusahaan media sosial gagal merespons dengan baik ketika laporan pelecehan dilaporkan.
Tajon Buchanan, pemain sayap Kanada, juga mengalami kesulitan dalam pertandingan melawan Bosnia-Herzegovina. Ia berharap dapat membantu timnya dengan lebih baik dalam pertandingan mendatang. Sementara itu, pemain lain seperti Cyle Larin dan Stephen Eustáquio juga memberikan kontribusi penting dalam pertandingan.
Pelecehan online tidak hanya terjadi pada pemain sepak bola, tetapi juga pada wasit dan pejabat sepak bola lainnya. FIFA telah mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini, tetapi masih banyak yang perlu dilakukan untuk menghentikan pelecehan online.
Kanada akan terus berjuang dalam Piala Dunia 2026, dan pemainnya berharap dapat fokus pada pertandingan tanpa gangguan dari pelecehan online. Pemerintah dan perusahaan media sosial juga perlu bekerja sama untuk mengatasi masalah ini dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua orang.
