PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 20 Juni 2026 | Pasar saham Amerika Serikat (AS) melonjak pada Kamis, 18 Juni 2026, setelah AS dan Iran menandatangani kesepakatan damai sementara. Indeks S&P 500 naik 1,1 persen menjadi 7.497,86 poin, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 1,9 persen menjadi 26.517,93 poin.
Kenaikan pasar ditopang oleh reli saham-saham teknologi, terutama saham semikonduktor. Saham Intel melonjak 10,6 persen setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana kemitraan perusahaan tersebut dengan Apple untuk mengembangkan chip di Amerika Serikat.
Saham Nvidia dan Micron Technology juga melonjak masing-masing sekitar 3% dan hampir 9%. Selain itu, kenaikan sektor chip juga mendorong ETF iShares Semiconductor (SOXX) naik lebih dari 6%.
CEO The Wealth Alliance, Robert Conzo, mengatakan kenaikan saham-saham teknologi mencerminkan optimisme pasar terhadap meningkatnya kolaborasi antarperusahaan dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, kebutuhan investasi AI yang terus tumbuh dan penerapannya di berbagai industri menjadi faktor yang mendorong sentimen positif investor terhadap sektor teknologi.
Sementara itu, harga iPhone diperkirakan akan naik karena lonjakan biaya chip memori dan penyimpanan. Tim Cook, CEO Apple, mengakui bahwa perusahaan tersebut sulit menahan kenaikan harga akibat lonjakan biaya komponen.
Permintaan besar dari industri AI memperparah kelangkaan chip memori global, mendorong produsen prioritas ke server AI dan menyebabkan seluruh industri teknologi menghadapi tekanan biaya tinggi.
Di Indonesia, IHSG dibuka melemah 10 poin atau 0,18 persen di level 6.161 pada pembukaan perdagangan Jumat, 19 Juni 2026. Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memprediksi IHSG berpotensi datar cenderung menguat pada perdagangan hari ini.
Kesimpulan, pasar saham AS melonjak setelah AS dan Iran menandatangani kesepakatan damai sementara. Kenaikan pasar ditopang oleh reli saham-saham teknologi, terutama saham semikonduktor. Sementara itu, harga iPhone diperkirakan akan naik karena lonjakan biaya chip memori dan penyimpanan.
