PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 21 Juni 2026 | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini menuai kontroversi setelah mengkritik Italia dan Perdana Menteri Giorgia Meloni. Trump mengklaim bahwa Meloni telah meminta untuk berfoto dengannya beberapa kali selama KTT G7 di Prancis, namun klaim ini dibantah oleh Meloni dan pihak Italia.
Meloni membalas kritik Trump dengan menyatakan bahwa pernyataan Trump adalah ‘sepenuhnya dibuat-buat’ dan menegaskan bahwa Italia tetap berdaulat dalam menentukan kebijakan luar negeri. Meloni juga menegaskan bahwa penggunaan fasilitas militer AS di Italia sudah diatur melalui perjanjian bilateral yang dihormati kedua negara.
Kritik Trump terhadap Italia dan Meloni bukanlah yang pertama. Sebelumnya, Trump juga telah mengkritik beberapa pemimpin Eropa lainnya, termasuk Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer. Trump mengatakan bahwa Starmer ‘akan mengundurkan diri’ sebagai Perdana Menteri karena gagal dalam menangani masalah imigrasi dan energi.
Kritik Trump terhadap pemimpin Eropa telah menimbulkan frustrasi di kalangan pemimpin Eropa. Banyak yang merasa bahwa Trump telah melanggar etika diplomatik dan tidak menghormati kedaulatan negara-negara Eropa.
Perdana Menteri India, Narendra Modi, juga telah memberikan contoh yang berbeda dalam hal diplomasi. Modi baru-baru ini memberikan hadiah kepada Meloni berupa permen India yang terkenal, Parle Melody. Meloni sangat terkesan dengan hadiah tersebut dan membagikan videonya di media sosial.
Dalam beberapa hari terakhir, Trump juga telah mengkritik Italia terkait operasi militer AS yang berkaitan dengan Iran. Trump mengklaim bahwa Italia telah menolak permintaan AS untuk menggunakan fasilitas militer di Italia, namun klaim ini dibantah oleh Meloni.
Meloni menegaskan bahwa Italia tetap berdaulat dalam menentukan kebijakan luar negeri dan bahwa penggunaan fasilitas militer AS di Italia sudah diatur melalui perjanjian bilateral yang dihormati kedua negara.
Kesimpulan dari peristiwa ini adalah bahwa kritik Trump terhadap Italia dan Meloni telah menimbulkan frustrasi di kalangan pemimpin Eropa. Banyak yang merasa bahwa Trump telah melanggar etika diplomatik dan tidak menghormati kedaulatan negara-negara Eropa. Sementara itu, contoh diplomasi yang berbeda telah ditunjukkan oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi, yang memberikan hadiah kepada Meloni berupa permen India yang terkenal.
