PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 22 Juni 2026 | Di ajang 2026 International Automotive & Supply Chain Expo (Hong Kong), Geely Farizon New Energy Commercial Vehicle Group, WeRide, dan Kwoon Chung Bus Holdings Limited mengumumkan kerja sama strategis untuk mengembangkan robotaxi berkemudi kanan. Robotaxi ini akan diproduksi massal berdasarkan platform GXR yang ada dan akan menjadi yang pertama di dunia untuk memenuhi standar operasional berkemudi kanan.
Langkah ini menandai perkembangan besar dalam industri robotaxi, karena sebelumnya belum ada robotaxi berkemudi kanan yang tersedia di pasar. Geely Farizon, WeRide, dan Kwoon Chung akan bekerja sama untuk mengembangkan produk, melakukan validasi jalan, dan uji coba operasional yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar berkemudi kanan.
Hong Kong dipilih sebagai salah satu pasar pertama untuk meluncurkan robotaxi berkemudi kanan ini, karena kota tersebut memiliki lingkungan transportasi internasional yang maju dan kerangka regulasi yang kuat. Ketiga perusahaan tersebut akan mempercepat validasi produk, pengujian, dan operasi komersial awal, serta mengembangkan model yang dapat diperluas dan diulang di pasar berkemudi kanan lainnya di seluruh dunia.
Sementara itu, VinFast, sebuah perusahaan otomotif asal Vietnam, juga berencana untuk memperluas bisnisnya ke arah ekosistem mobilitas. Perusahaan ini berencana untuk mengembangkan teknologi kendaraan otonom dan AI untuk meningkatkan kemampuan mobilitas di Asia Tenggara dan Timur Tengah.
Di sisi lain, Tesla yang dipimpin oleh Elon Musk menghadapi tantangan dalam mempercepat produksi robotaxi dan humanoid robot Optimus. Musk mengakui bahwa produksi massal teknologi ini akan memakan waktu lebih lama dan memerlukan biaya yang lebih besar daripada yang diharapkan sebelumnya.
Indeks Road to Autonomy yang dikembangkan oleh Autnmy AI menunjukkan bahwa Baidu Apollo Go dari China saat ini memimpin di antara perusahaan robotaxi, diikuti oleh Waymo dan Pony.ai. Sementara itu, Tesla berada di posisi kelima.
Kesimpulan, industri robotaxi terus berkembang dengan cepat, dengan perusahaan seperti Geely Farizon, WeRide, dan Kwoon Chung yang berinvestasi besar dalam teknologi ini. Namun, tantangan seperti produksi massal dan regulasi masih perlu diatasi sebelum robotaxi dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
