Harry Maguire: Dari Pemain Tim Nasional Inggris Hingga Penjual Stiker di New York

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 22 Juni 2026 | Harry Maguire, bek tengah Manchester United, telah menjadi sorotan karena keputusannya untuk tidak masuk dalam skuad tim nasional Inggris untuk Piala Dunia 2026. Namun, bukan itu saja yang membuatnya menjadi perbincangan. Maguire terlihat menjual stiker Panini kepada anak-anak di kawasan Rockefeller Center, New York, sebagai cara menikmati waktu di luar lapangan.

Momen itu menarik perhatian publik karena dilakukan setelah dirinya menerima keputusan tidak dipanggil ke tim nasional. Maguire mengaku terkejut ketika mengetahui dirinya tidak masuk dalam daftar pemain pilihan pelatih Thomas Tuchel melalui panggilan video yang berlangsung cukup canggung.

Baca juga:

Bek berusia 33 tahun itu sebelumnya masih berharap dapat memperkuat Inggris karena merasa mampu memberikan kontribusi penting bagi tim. Meski kecewa, Maguire tetap menerima keputusan tersebut secara profesional dan memilih memberikan dukungan kepada rekan-rekannya.

Aktivitas Maguire menjual stiker Panini bersama anak-anak di Rockefeller Center menjadi sorotan karena memperlihatkan sisi berbeda dari seorang pesepak bola profesional. Para penggemar muda terlihat antusias ketika mengetahui sosok yang menjual stiker tersebut merupakan pemain berpengalaman timnas Inggris.

Maguire pun menikmati kesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat selama berada di New York. Selain menjual stiker, Maguire juga menghadiri acara penggemar Manchester United di Times Square dan menjadi tamu dalam podcast “The Rest is Football” bersama Gary Lineker.

Dalam acara itu, suasana sempat terasa canggung ketika pembahasan mengenai pemain yang tidak dipanggil muncul, sebelum Lineker segera memperbaiki ucapannya. Maguire juga berbagi di media sosial: “Sangat menyenangkan bertemu penggemar dari seluruh dunia.”

Baca juga:

Namun, di balik momen-momen gembira itu terdapat penyesalan karena Maguire tidak dimasukkan dalam skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026. Di bawah manajer Thomas Tuchel, bek tengah kelahiran 1993 itu tidak masuk dalam skuad final meskipun telah menjalani musim yang relatif positif bersama Manchester United.

Ia berkontribusi pada keberhasilan Setan Merah finis di grup teratas Liga Premier dan sedikit memulihkan citra mereka setelah periode yang sulit. Keputusan Tuchel menimbulkan kontroversi besar di Inggris karena Maguire selalu menjadi pemain penting dalam turnamen besar sebelumnya.

Bek tengah ini telah tampil di Piala Dunia 2018, Piala Dunia 2022, dan beberapa Kejuaraan Eropa bersama tim nasional. Meskipun demikian, Maguire tetap profesional dan memilih fokus pada karirnya di Manchester United.

Maguire juga membicarakan tentang Elliot Anderson, pemain muda yang menjadi target Manchester United. Ia mengaku terkesan dengan kemampuan Anderson dan menyebutnya sebagai pemain yang memiliki segalanya.

Baca juga:

Dalam beberapa hari terakhir, banyak penggemar melihat Maguire berdiri di sebuah gerai Panini membagikan album dan stiker Piala Dunia kepada para pendukung. Gambar mantan bintang Inggris itu berinteraksi, menandatangani tanda tangan, dan memberikan hadiah kepada penggemar dengan cepat menyebar luas di media sosial.

Kesimpulan, Harry Maguire tetap menjadi pemain yang profesional dan berdedikasi, meskipun tidak dipilih untuk tim nasional Inggris. Ia memilih untuk fokus pada karirnya di Manchester United dan tetap berinteraksi dengan penggemar melalui berbagai kegiatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *