Indonesia Siap Mengelola Baterai Kendaraan Listrik dengan Ekonomi Sirkular

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 24 Juni 2026 | Indonesia tengah merencanakan pengelolaan baterai kendaraan listrik berbasis baterai sebagai ekosistem electric vehicle (EV) nasional. Pemerintah Indonesia mulai mendengarkan cara sejumlah negara dalam pengelolaan baterai kendaraan bekas, misalnya dengan Korea Selatan.

Menurut Ahmad Faisal Suralaga, Direktur Strategi dan Tata Kelola Hilirisasi, Indonesia memiliki keunggulan besar karena menguasai sebagian bahan baku utama pembuatan baterai EV. Dari enam material utama yang dibutuhkan untuk membuat baterai kendaraan listrik, empat di antaranya tersedia melimpah di Indonesia.

Baca juga:

Selain itu, biaya operasional kendaraan listrik juga lebih murah dibanding kendaraan konvensional atau bensin dan diesel. Biaya ngecas baterai mobil listrik ini mulai Rp 48.000 di rumah atau sekitar Rp 70.000 melalui pengisian cepat DC di SPKLU.

Pabrik baterai EV CATL-Antam siap beroperasi mulai Juli 2026. Proyek hasil kerja sama antara CATL (China) dan PT Antam (Persero) Tbk tersebut telah rampung dan dijadwalkan akan diresmikan pada akhir Juli 2026.

Baca juga:

Dengan memproses nikel di dalam negeri, Indonesia tidak lagi hanya mengekspor bahan mentah, melainkan meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral untuk memperkuat daya saing industri nasional.

Indonesia menargetkan dapat menjadi salah satu pemain utama dalam industri baterai kendaraan listrik global pada 2045. Pemerintah Indonesia membuka peluang investasi senilai US$ 121 miliar atau sekitar Rp 2.172 triliun untuk mengembangkan ekosistem manufaktur baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) nasional.

Baca juga:

Kualitas adaptor pengisi daya menjadi faktor utama dalam pengisian daya baterai ponsel di dalam kendaraan. Penggunaan adaptor orisinal yang memiliki sertifikasi keamanan resmi serta berkualitas tinggi sangat mutlak diperlukan selama perjalanan.

Sehingga, dengan demikian, Indonesia siap mengelola baterai kendaraan listrik dengan ekonomi sirkular dan meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral untuk memperkuat daya saing industri nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *