Zakaria El Ouahdi Goyang KRC Genk ke Puncak Playoff Eropa Belgia dengan Gol dan Assist

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 20 April 2026 | KRC Genk kembali memperlihatkan kelasnya di Belgian Pro League setelah menaklukkan KVC Westerlo 2-0 pada laga pekan ke-24. Penampilan yang paling menonjol datang dari bek kanan asal Maroko, Zakaria El Ouahdi, yang tidak hanya mencetak gol pembuka tetapi juga memberikan assist krusial dalam rentang tiga menit.

Pada menit ke-68, Genk berhasil memecah kebuntuan setelah serangan terorganisir yang dimulai dari Junya Ito. Bola berkeliling di sisi kanan sebelum akhirnya mencapai kaki El Ouahdi yang menyiapkan tembakan akurat ke sudut gawang lawan. Gol pertama itu menandai titik balik permainan dan menegaskan peran ofensif El Ouahdi yang semakin berkembang.

Baca juga:

Tiga menit berselang, El Ouahdi kembali menunjukkan visi permainan yang tajam. Ia mengirimkan umpan terukur kepada Aaron Bibout yang berada di area penalti, menghasilkan gol kedua yang sekaligus menutup rapat peluang Westerlo. Meskipun Afonso Patrao menyamakan kedudukan pada menit ke-76, selisih satu gol tetap cukup untuk mengamankan tiga poin penting bagi Genk.

Statistik individu El Ouahdi dalam pertandingan ini mencerminkan kontribusi menyeluruhnya. Ia mencatat rating pertandingan 8,4/10, akurasi umpan 86,7% (26 dari 30), dua umpan kunci, serta satu tembakan tepat sasaran dari dua percobaan. Berikut rangkuman statistik utama:

  • Rating: 8,4/10
  • Akurasi passing: 86,7%
  • Umpan kunci: 2
  • Tembakan tepat sasaran: 1 (dari 2 percobaan)

Keberhasilan ini mengangkat KRC Genk ke posisi teratas klasemen Europe Playoffs, memperkuat ambisi klub untuk melaju ke kompetisi Eropa pada akhir musim. Bagi El Ouahdi, yang kini berusia 24 tahun, performa ini meneguhkan reputasinya sebagai bek kanan yang tidak hanya solid secara defensif namun juga menjadi ancaman konstan di lini serang.

Sepanjang musim ini, El Ouahdi telah mencatatkan beberapa gol dan assist, angka yang cukup mengesankan mengingat posisinya di lini belakang. Konsistensinya dalam melakukan lari ke depan, menekan pertahanan lawan, serta memberikan pilihan passing di zona akhir pertarungan menjadi senjata utama Genk. Pelatih Genk bahkan menyatakan bahwa El Ouahdi kini menjadi pilihan utama dalam taktik ofensif tim, khususnya saat menghadapi lawan yang menutup ruang secara ketat.

Dari sudut pandang tim nasional Maroko, penampilan El Ouahdi semakin menambah daftar nama yang dipertimbangkan untuk Piala Dunia 2026. Dengan persaingan ketat untuk posisi bek kanan, kontribusi di level klub internasional seperti Belgian Pro League menjadi faktor penting dalam proses seleksi. Jika ia terus menampilkan performa serupa, peluangnya untuk menjadi bagian dari skuad Maroko pada turnamen global semakin besar.

KRC Genk sendiri kini menatap sisa musim dengan optimisme tinggi. Setelah mengamankan tiga poin melawan Westerlo, klub berfokus pada menjaga konsistensi dan memanfaatkan kedalaman skuad untuk menantang rival domestik serta mempersiapkan diri di ajang Eropa. Peran El Ouahdi sebagai titik penghubung antara lini pertahanan dan serangan diyakini akan tetap krusial dalam strategi tim ke depan.

Kesimpulannya, pertandingan melawan Westerlo bukan sekadar kemenangan sederhana. Ia menandai titik balik penting bagi KRC Genk dalam perburuan tempat di kompetisi Eropa, sekaligus menegaskan posisi Zakaria El Ouahdi sebagai pemain kunci yang mampu mengubah arah pertandingan dengan kontribusi gol dan assist. Jika performa ini berlanjut, baik Genk maupun tim nasional Maroko dapat berharap pada hasil yang lebih gemilang di sisa musim dan kompetisi internasional mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *