PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 27 Juni 2026 | Pertandingan antara Jerman dan Ekuador di Piala Dunia 2026 berakhir dengan kekalahan 1-2 bagi Jerman. Meskipun demikian, Jerman masih berhasil lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup E. Kekalahan ini memunculkan beberapa rekor buruk bagi Jerman, termasuk gagal mencatatkan clean sheet dalam sembilan pertandingan beruntun di Piala Dunia.
Menurut kapten Jerman, Joshua Kimmich, timnya memang pantas menelan kekalahan karena kehilangan kendali permainan setelah sempat unggul cepat. Ia juga menilai bahwa Ekuador tampil lebih agresif dan lebih tajam sepanjang pertandingan.
Penampilan Jerman yang kurang memuaskan ini juga dikritik oleh legenda Jerman, Toni Kroos. Ia menyatakan bahwa Jerman belum melaksanakan permainan dengan baik dan bermain dengan gigih. Kroos juga menekankan bahwa Jerman membutuhkan para pemain andalan seperti Jamal Musiala dan Florian Wirtz dalam performa terbaiknya untuk bisa maju di turnamen ini.
Julian Nagelsmann, pelatih Jerman, membela penampilan para pemainnya setelah melakukan rotasi susunan pemain. Namun, ia juga menyadari bahwa kekalahan ini bisa menjadi peringatan yang berharga bagi timnya. Nagelsmann berencana untuk tidak meninggalkan duet Musiala dan Wirtz dalam laga babak 32 besar melawan Paraguay.
Untuk maju di Piala Dunia 2026, Jerman harus segera memulihkan kekuatan pertahanan mereka dan menghidupkan kembali permainan kreatif mereka. Mereka akan menghadapi Paraguay di babak 32 besar, dan kemenangan berpotensi membuka jalan menuju laga besar yang sangat dinanti di babak 16 besar melawan Prancis.
Kesimpulan dari pertandingan ini adalah Jerman masih memiliki potensi untuk maju di Piala Dunia 2026, tetapi mereka harus segera memperbaiki kelemahan pertahanan dan mengembalikan performa para pemain andalan mereka. Dengan demikian, Jerman dapat meningkatkan peluang mereka untuk mencapai kesuksesan di turnamen ini.
