Mesir Siap Tantang Belgia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 28 Juni 2026 | Pelatih Mesir Hossam Hassan mengatakan bahwa timnya siap menghadapi siapa pun pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya.

Mesir ke fase gugur setelah menuntaskan fase grup tanpa kekalahan. Pada laga terakhir, The Pharaohs bermain imbang melawan Iran sehingga finis urutan kedua di Grup B. Kemenangan telak Belgia 5-1 atas Selandia Baru membuat Mesir harus puas berada di peringkat kedua.

Baca juga:

"Kami tidak takut kepada siapa pun. Piala Dunia adalah kompetisi yang istimewa dan tentu kami akan menghadapi tim-tim kuat," ujar Hassan.

Mesir mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya. Hassan bangga pada perjuangan timnya yang diliputi kerja keras dan pengorbanan besar dalam setiap pertandingan.

"Saya berterima kasih kepada para pemain karena mereka telah membawa kebahagiaan luar biasa kepada pendukung Mesir," katanya.

Belgia juga telah memastikan tempat di fase gugur setelah mengalahkan Selandia Baru dengan skor 4-1. Leandro Trossard menjadi bintang utama kemenangan Belgia dengan torehan dua golnya.

Baca juga:

Mesir akan menghadapi lawan yang tangguh di babak 32 besar, tetapi mereka siap untuk bertarung. "Kami akan menghadapi siapa pun dengan percaya diri dan siap untuk bertarung," ujar Hassan.

Kemenangan Mesir atas Belgia di fase grup menjadi momentum bagi tim untuk melaju ke fase gugur. Mesir memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 berkat gol dari Emam Ashour.

Permainan Mesir dipimpin oleh bintangnya, Mohamed Salah. Ia telah mencetak satu gol dan dua assist pada dua laga sebelumnya di Grup G. Salah menjadi motor utama lini serang Mesir dan telah menyumbang sembilan dari total 20 gol Mesir sepanjang kualifikasi.

Mesir siap untuk menghadapi tantangan di babak 32 besar. Mereka telah menunjukkan kemampuan dan kekuatan tim dalam fase grup. Dengan semangat dan percaya diri, Mesir siap untuk melaju ke fase selanjutnya.

Baca juga:

Di bawah arahan Hossam Hassan sejak 2024, Mesir tampil dengan pendekatan lebih dinamis. Sistem baru ini membuat tim tidak hanya bergantung pada Salah, tetapi juga memaksimalkan pergerakan pemain lain untuk menciptakan ruang.

Pertandingan melawan Iran di Seattle menjadi pertandingan yang menentukan bagi Mesir. Mesir memulai pertandingan dengan baik setelah Mahmoud Saber mencetak gol cepat pada menit kelima. Namun, Salah harus meninggalkan lapangan pada menit ke-57, membuat perhatian tertuju pada kondisi fisiknya menjelang fase gugur.

Mesir siap untuk menghadapi siapa pun di babak 32 besar. Mereka telah menunjukkan kemampuan dan kekuatan tim dalam fase grup. Dengan semangat dan percaya diri, Mesir siap untuk melaju ke fase selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *