PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 28 Juni 2026 | Nilai tukar rupiah menguat ke 17.922 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat. Sentimen positif datang dari rencana efisiensi anggaran MBG.
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai, penguatan rupiah dipicu sentimen positif dari rencana pemerintah melakukan efisiensi anggaran, termasuk penyesuaian belanja untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), guna menjaga stabilitas fiskal.
Pagu anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) dalam APBN 2026 telah mengalami penyesuaian dari rencana awal sebesar Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun. “Anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) pada APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) 2026 telah disesuaikan. Pagu anggaran MBG telah dipangkas dari rencana awal sebesar Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun,” ungkap Ibrahim.
Ia menambahkan, berdasarkan pembahasan terbaru, alokasi anggaran tersebut kembali dipertajam menjadi sekitar Rp 228,38 triliun. Pemerintah juga disebut tengah mengkaji kemungkinan pemangkasan tambahan hingga Rp 50 triliun sebagai langkah memperkuat kondisi fiskal di tengah meningkatnya risiko ekonomi global, menjaga defisit anggaran, sekaligus memperbaiki tata kelola pelaksanaan program.
Selain sentimen fiskal, Ibrahim mengatakan penguatan rupiah turut didukung langkah agresif Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta pasar Surat Berharga Negara (SBN). Langkah tersebut dilakukan untuk meredam volatilitas dan menahan tekanan terhadap rupiah yang dalam beberapa waktu terakhir sempat mendekati level Rp 18.000 per dolar AS.
Pergerakan rupiah selanjutnya akan sangat bergantung pada rilis data inflasi Amerika Serikat yang akan diumumkan. Penguatan rupiah juga didorong oleh kembalinya aliran dana asing serta membaiknya sentimen umum di pasar keuangan domestik.
Kesimpulan, pemerintah melakukan efisiensi anggaran MBG untuk menjaga stabilitas fiskal dan penguatan rupiah. Langkah agresif BI dalam menjaga stabilitas nilai tukar juga turut mendukung penguatan rupiah.
