Harga Minyak Dunia Turun Tajam Setelah Pelayaran Selat Hormuz Kembali Normal

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 29 Juni 2026 | Harga minyak dunia kembali melemah pada beberapa hari terakhir setelah pelayaran di Selat Hormuz kembali normal. Meskipun terjadi serangan terhadap sebuah kapal kargo di dekat pantai Oman, investor mulai yakin bahwa risiko gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah berangsur mereda.

Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus ditutup turun 4,34% menjadi US$ 71,99 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat untuk pengiriman Agustus merosot 3,74% ke level US$ 69,23 per barel.

Baca juga:

Penurunan harga minyak ini terjadi karena pelaku pasar mulai meyakini bahwa risiko gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah berangsur mereda. Investor juga terus mencermati perkembangan diplomatik yang dinilai dapat mengurangi ancaman terhadap rantai pasok energi global.

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran yang sangat penting karena melaluinya mengalir sekitar seperlima kebutuhan minyak mentah dunia setiap harinya. Banyak negara-negara penghasil minyak besar seperti Arab Saudi, Irak, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab yang sangat bergantung pada Selat Hormuz sebagai satu-satunya pintu keluar bagi kapal yang mengangkut minyak ke pasar internasional.

Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah pemerintah Iran menutup Selat Hormuz pada 20 Juni 2026. Namun, setelah kesepakatan gencatan senjata dan rencana untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah, pelayaran di Selat Hormuz kembali dibuka.

Baca juga:

Walaupun demikian, kekhawatiran tentang keamanan pelayaran di Selat Hormuz masih tetap ada. Sebuah kapal kargo berbendera Singapura dihantam proyektil yang belum diketahui asalnya saat berlayar di tenggara Oman. Pejabat Gedung Putih mengatakan masih terlalu dini untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab atas serangan terhadap kapal tersebut.

Insiden ini memunculkan keraguan mengenai seberapa cepat arus pelayaran di Selat Hormuz dapat kembali normal. Organisasi Maritim Internasional (IMO) juga mengumumkan penghentian sementara operasi evakuasinya di kawasan selat tersebut.

Kini terdapat dua jalur utama keluar-masuk melalui Selat Hormuz, karena jalur normal di bagian tengah diyakini telah dipasangi ranjau. Satu jalur berada di dekat wilayah Iran, sementara jalur lainnya mengikuti garis pantai Oman dan berada di bawah perlindungan Amerika Serikat.

Baca juga:

Otoritas Selat Teluk Persia Iran menyatakan pelayaran melalui rute di luar kerangka yang ditetapkannya tidak akan mendapatkan jaminan pelayaran yang aman.

Kesimpulan, harga minyak dunia kembali melemah setelah pelayaran di Selat Hormuz kembali normal. Meskipun terjadi serangan terhadap sebuah kapal kargo, investor mulai yakin bahwa risiko gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah berangsur mereda. Namun, kekhawatiran tentang keamanan pelayaran di Selat Hormuz masih tetap ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *