PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 10 Juli 2026 | Suhu di kawasan Dieng, Banjarnegara, mencapai -6 derajat Celsius pagi tadi, sehingga menyebabkan munculnya es di tanaman dan lingkungan sekitar. Fenomena ini merupakan yang terendah sejak Januari 2026 hingga hari ini.
Menurut Kepala UPT Dieng Banjarnegara, Wibi Satria N, suhu yang dingin ini dapat menyebabkan tanaman komoditas mati. Hal ini karena tanaman tidak dapat bertahan hidup dalam suhu yang sangat dingin.
Fenomena suhu dingin ini bukan disebabkan oleh fenomena Aphelion, melainkan karena puncak musim kemarau yang sedang terjadi. Pihak BMKG menjelaskan bahwa suhu dingin ini merupakan fenomena normal yang terjadi selama puncak musim kemarau, khususnya pada periode Juli hingga September.
Wisatawan yang datang ke Dieng dapat menyaksikan langsung keajaiban alam berupa kristal es di atas tanah tropis Indonesia. Namun, perlu diingat bahwa suhu yang sangat dingin ini dapat membahayakan tanaman dan lingkungan sekitar.
Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Dieng, pastikan untuk mempersiapkan diri dengan membawa pakaian hangat dan perlengkapan yang memadai. Selain itu, pastikan untuk mengikuti instruksi dari pihak berwenang setempat untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan selama berkunjung.
Dalam beberapa hari ke depan, suhu di Dieng diperkirakan akan tetap dingin, sehingga perlu diwaspadai kemungkinan terjadinya kerusakan pada tanaman dan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, penting untuk terus memantau informasi cuaca dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang setempat.
