PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 21 April 2026 | Nottingham Forest kembali menjadi sorotan utama Premier League setelah penampilan gemilang Morgan Gibbs-White pada pekan terakhir. Pemain berusia 26 tahun ini mencetak hat-trick dalam kemenangan 4-1 melawan Burnley, sekaligus menambah jarak klubnya lima poin di atas zona degradasi dengan lima pertandingan tersisa.
Prestasi tersebut tidak hanya mengangkat posisi klasemen Forest, tetapi juga memicu spekulasi transfer bernilai tinggi. Menurut laporan internal, manajer Vitor Pereira dan pemilik klub Evangelos Marinakis bertekad melakukan segala upaya untuk mempertahankan gelandang kreatif itu, meski muncul tawaran kuat dari beberapa klub elit Eropa. Mantan kepala pencari bakat Manchester United, Mick Brown, menegaskan adanya minat besar dengan tawaran finansial yang menggiurkan, namun Forest menolak untuk menjualnya sebelum memastikan keselamatan klub di Liga Utama.
Keberhasilan Gibbs-White tidak hanya terbatas pada satu pertandingan. Dalam semua kompetisi, ia telah mencatat 15 gol dan lima assist, menempati peringkat kelima dalam hal kontribusi gol di Premier League musim ini. Statistik tersebut menempatkannya di antara nama-nama besar seperti Cole Palmer dan Phil Foden, meski belum mendapat panggilan resmi ke skuad nasional Inggris.
James Perch, mantan bek Forest yang kini menjadi pengamat, menilai performa gelandang tersebut layak mendapat perhatian lebih dari manajer timnas, Thomas Tuchel. “Dia mencetak gol, membantu secara defensif, dan tampil konsisten dalam pertandingan besar,” ujarnya dalam wawancara di BBC Radio Nottingham. Perch menambahkan bahwa Gibbs-White bahkan telah menjadi pemain kunci dalam perjalanan tim menuju semifinal Liga Europa, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih Forest selama 42 tahun.
Di sisi lain, tekanan dari media juga semakin keras. Sebuah kolom opini di BBC menyoroti bahwa meski Gibbs-White belum masuk dalam skuad 35 orang untuk laga persahabatan melawan Uruguay dan Jepang, angka-angka statistiknya sulit diabaikan. “Jika ia terus menambah gol dan tetap berkontribusi secara taktis, tidak lama lagi Tuchel akan terpaksa memanggilnya,” kata penulis.
Selain sorotan domestik, nama Morgan Gibbs-White juga muncul dalam perbincangan transfer internasional. Beberapa klub Premier League dan Liga Besar lainnya dikabarkan telah mengirimkan tawaran resmi, namun Forest menegaskan bahwa mereka hanya akan mempertimbangkan penjualan bila klub turun ke divisi berikutnya. Sementara itu, kontrak pemain tersebut masih berlaku hingga akhir musim depan, memberi klub ruang untuk merencanakan masa depan mereka.
Penggemar Forest juga turut memberikan pujian melalui media sosial, menilai hat-trick melawan Burnley sebagai salah satu momen paling berkesan dalam sejarah klub belakangan ini. Mereka berharap penampilan ini menjadi momentum bagi tim untuk mengamankan posisi aman di liga serta melaju lebih jauh di kompetisi Eropa.
Secara keseluruhan, Morgan Gibbs-White kini berada di persimpangan karier: mempertahankan prestasi di level klub, menunggu panggilan ke timnas, dan menghadapi kemungkinan transfer besar. Semua mata kini tertuju pada langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Nottingham Forest dan pemain bintang mereka.
