PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 21 April 2026 | Jakarta, 21 April 2026 – Pada peringatan Hari Kartini, aktris ternama Dian Sastrowardoyo (yang lebih dikenal sebagai Dian Sastro) mengumumkan peluncuran program beasiswa khusus bagi perempuan muda yang ingin menekuni dunia perfilman. Pengumuman tersebut disampaikan melalui unggahan Instagram resmi @therealdisastr, di mana ia menuliskan pesan inspiratif tentang semangat Kartini yang harus terus hidup dalam setiap langkah perempuan Indonesia.
“Semangat Kartini, buat aku, hidup di ruang‑ruang kecil seperti ini, saat ilmu dibagikan tanpa merasa paling tahu, dan mimpi‑mimpi muda diberi ruang untuk tumbuh,” tulis Dian dalam captionnya. Unggahan tersebut menampilkan foto dirinya bersama dua anaknya, sekaligus menegaskan komitmen pribadi untuk membagikan pengetahuan dan pengalaman kepada generasi berikutnya.
Program beasiswa ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Dian Sastrowardoyo dengan Akademi Film Yogyakarta (AFY). Beasiswa menutupi seluruh biaya kuliah pada program studi perfilman di AFY, termasuk biaya operasional, materi produksi, dan akses ke inkubator industri setelah lulus. Pendaftar tidak dikenakan batasan usia, asalkan memiliki minat kuat di bidang film, portofolio berupa satu karya film pendek, dan status sebagai warga negara Indonesia.
Dalam sebuah pernyataan resmi, Dian menegaskan harapannya: “Mimpiku adalah melihat semakin banyak Kartini yang berkarya dan bersuara di industri film Indonesia di masa depan.” Ia menambahkan bahwa beasiswa ini tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga ruang belajar yang inklusif, jaringan profesional, serta mentoring langsung dari para praktisi film terkemuka.
Dian Sastro dikenal tidak hanya lewat perannya dalam film‑film legendaris seperti “Ada Apa Dengan Cinta?” dan “Kartini”, tetapi juga melalui aksi sosialnya yang konsisten. Sebelumnya, ia telah mendirikan yayasan yang fokus pada pemberdayaan perempuan melalui pendidikan dan seni. Dengan mengaitkan peluncuran beasiswa pada momentum Hari Kartini, ia menegaskan pentingnya peran perempuan dalam mengubah lanskap budaya dan ekonomi Indonesia.
Program beasiswa ini diharapkan dapat menambah jumlah perempuan yang terlibat dalam produksi film, penulisan naskah, penyutradaraan, serta bidang teknis seperti sinematografi dan editing. Menurut data internal Yayasan, pada tahun sebelumnya terdapat peningkatan 30% jumlah perempuan yang terdaftar dalam workshop film, namun masih rendah dibandingkan dengan partisipasi pria. Inisiatif ini diharapkan dapat menutup kesenjangan tersebut dan menciptakan ekosistem film yang lebih beragam.
Pendaftaran resmi dibuka pada 21 April 2026 melalui portal daring Akademi Film Yogyakarta. Calon peserta diminta mengisi formulir, mengunggah portofolio film pendek, menulis surat motivasi singkat, dan melampirkan profil diri. Seleksi akan dilakukan dalam dua tahap: verifikasi administratif dan wawancara daring oleh tim seleksi yang terdiri dari akademisi serta praktisi film. Penerima beasiswa akan diumumkan pada akhir Mei 2026, dengan jadwal kuliah dimulai pada semester berikutnya.
Dengan meluncurkan Beasiswa Dian Sastro, Dian tidak hanya memberi kesempatan belajar gratis, tetapi juga membuka pintu bagi perempuan untuk mengukir jejak mereka di industri kreatif yang selama ini didominasi laki‑laki. Langkah ini sejalan dengan semangat Hari Kartini yang menekankan pentingnya pendidikan, kebebasan berpikir, dan partisipasi aktif perempuan dalam semua bidang kehidupan.
