Insiden Mengerikan di Udara: Jendela Pesawat Ryanair Terlepas, Penumpang Nyaris Tersedot Keluar

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 13 Juli 2026 | Sebuah insiden mengerikan menimpa penerbangan maskapai Ryanair rute Thessaloniki (Yunani) menuju Memmingen (Jerman) pada Jumat (10/7/2026). Salah satu jendela kabin dilaporkan terlepas saat pesawat tengah mengudara, menyebabkan seorang penumpang paruh baya nyaris tersedot keluar dari badan burung besi tersebut.

Dikutip dari laporan BBC, kepanikan luar biasa melanda kabin sesaat setelah pesawat lepas landas. Akibat dekompresi mendadak dari jendela yang copot, seorang penumpang pria asal Serbia berusia sekitar 60 tahun terdorong arus udara hingga tubuhnya menyembul ke luar jendela.

Baca juga:

Sejumlah saksi mata yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan momen mencekam tersebut. Korban sempat tergantung di luar jendela pesawat hingga sebatas bahu selama beberapa menit. Beruntung, aksi sigap dari para penumpang lain yang menahan dan menariknya kembali ke dalam kabin berhasil menyelamatkan nyawa pria tersebut.

Pihak manajemen Ryanair mengonfirmasi adanya insiden tersebut dan menyatakan bahwa pilot langsung mengambil keputusan untuk melakukan return to base (RTB) atau kembali ke bandara asal demi keselamatan seluruh penumpang.

Maskapai penerbangan Ryanair sendiri merupakan maskapai penerbangan bertarif rendah (low-cost carrier) raksasa asal Irlandia yang didirikan pada tahun 1985 oleh tiga pengusaha, yakni Tony Ryan, Christopher Ryan, dan Liam Lonergan. Saat ini, maskapai tersebut beroperasi di bawah naungan perusahaan publik Ryanair Holdings plc.

Baca juga:

Dalam beberapa hari terakhir, insiden keamanan penerbangan juga terjadi di Iran, di mana negara tersebut mengklaim telah menembak jatuh sekitar 30 drone tempur MQ-9 Reaper milik Amerika Serikat sejak pecahnya perang. Informasi tersebut disampaikan seorang pejabat AS, menandai salah satu kerugian terbesar yang dialami armada pesawat nirawak Washington dalam konflik ini.

Sementara itu, di Indonesia, Garuda Indonesia telah menuntaskan seluruh rangkaian operasional penerbangan haji 1447 H/2026 yang melayani sebanyak 102.705 jemaah dari 10 embarkasi di seluruh Indonesia dengan on time performance (OTP) kumulatif mencapai 94,3 persen.

Insiden-insiden tersebut mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan penerbangan dan keamanan penumpang. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan kesadaran dan kewaspadaan dalam menghadapi situasi darurat di udara.

Baca juga:

Kesimpulan dari insiden-insiden tersebut adalah bahwa keselamatan penerbangan harus menjadi prioritas utama bagi semua pihak yang terlibat, termasuk maskapai penerbangan, penumpang, dan otoritas penerbangan. Dengan demikian, kita dapat meminimalisir risiko kecelakaan dan memastikan keselamatan penumpang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *