PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 13 Juli 2026 | Pemerintah terus berupaya memperkuat sistem digitalisasi dalam berbagai sektor, termasuk bantuan sosial (bansos) dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu upaya tersebut adalah melalui program Piloting Digitalisasi Bansos yang dilaksanakan di 40 daerah di Indonesia, termasuk Kota Makassar.
Program ini bertujuan untuk menguji penerapan sistem digital dalam pendataan dan penetapan penerima bantuan sosial. Dalam pelaksanaannya, program ini menggunakan aplikasi Perlinsos sebagai media pendataan masyarakat. Aplikasi ini digunakan untuk mendata dan verifikasi kondisi sosial ekonomi masyarakat sebagai dasar penentuan kelayakan penerima bantuan sosial.
Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat sistem digitalisasi dalam pengelolaan ASN. Badan Kepegawaian Negara (BKN) sedang mematangkan persiapan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. BKN bekerja sama dengan kementerian dan pemerintah daerah untuk menghitung kebutuhan formasi yang dibutuhkan.
Dalam rangka meningkatkan kualitas ASN, pemerintah juga mengembangkan platform pembelajaran digital, seperti Platform MOOC Pintar. Platform ini telah melayani lebih dari 511.000 peserta pelatihan di seluruh Indonesia. Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.
Dalam peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, Pemerintah Kabupaten Kotabaru menegaskan koperasi sebagai pilar ekonomi nasional berbasis gotong royong, kekeluargaan, dan demokrasi ekonomi. Pemerintah juga mengembangkan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai akselerator penguatan koperasi dari akar rumput.
Demikianlah beberapa informasi terbaru tentang upaya pemerintah dalam memperkuat sistem digitalisasi bansos dan ASN, serta pengembangan koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.
