PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 14 Juli 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan kinerja positif dan sukses merebut kembali level psikologis 6.000 pada penutupan perdagangan Senin (13/7/2026). Aksi beli masif ini dipicu oleh sentimen positif global setelah lembaga pemeringkat internasional, Standard & Poor’s (S&P) Global Ratings, mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil.
Secara teknikal, keberhasilan IHSG menembus level 6.000 memperkuat momentum rebound sehingga indeks berpeluang menguji area resistance di kisaran 6.080 hingga 6.120. Namun, di tengah penguatan IHSG, saham PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) justru mengalami koreksi tajam. Saham RANS ditutup melemah 10,53% ke level Rp204 per saham.
Pergerakan IHSG masih dipengaruhi oleh sentimen global, terutama konflik geopolitik di Timur Tengah serta rilis data inflasi Amerika Serikat. Investor disarankan tetap mewaspadai berbagai sentimen global yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar saham sepanjang pekan ini.
Di dalam negeri, kondisi fiskal masih relatif terjaga. Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga semester I 2026 tercatat sebesar Rp 196,5 triliun atau 0,76 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Angka tersebut masih berada di bawah batas maksimal defisit APBN sebesar 3 persen terhadap PDB.
Investor disarankan tidak hanya mengikuti sentimen jangka pendek, tetapi juga memperhatikan fundamental perusahaan sebelum membeli saham. Beberapa saham yang layak dicermati, yakni PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA).
Kesimpulan, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (14/7/2026), setelah berhasil kembali menembus level psikologis 6.000 pada sesi sebelumnya. Namun, investor harus tetap waspada terhadap sentimen global yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar saham.
