Musim Kemarau Meluas: Ancaman Karhutla dan Dampaknya pada Kesehatan

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 21 Juli 2026 | Musim kemarau yang melanda Indonesia membawa dampak yang signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan dan lingkungan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka memperingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun ilalang secara sembarangan karena aktivitas tersebut menjadi penyebab terjadinya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim, mengungkapkan bahwa dalam dua minggu terakhir, kebakaran hutan dan lahan telah terjadi di beberapa titik, termasuk di Desa Panyingkiran, Kecamatan Panyingkiran, Desa Baribis, Kecamatan Cigasong, Desa Wanajaya, Kecamatan Kasokandel, dan Kelurahan Babakanjawa, Kecamatan Majakengka.

Baca juga:

Musim kemarau juga berdampak pada kesehatan masyarakat. Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Palembang mengalami peningkatan selama Juni 2026. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, jumlah kasus ISPA naik dari 10.825 kasus pada Mei menjadi 12.257 kasus pada Juni, atau bertambah 1.432 kasus.

Penyebab utama meningkatnya kasus ISPA saat musim kemarau adalah tingginya paparan debu dan polusi udara. Debu dan polusi di udara lebih banyak karena tidak dibersihkan oleh hujan, sehingga saluran pernapasan lebih mudah teriritasi dan meningkatkan risiko terjadinya ISPA.

Baca juga:

Perubahan suhu yang cukup ekstrem antara siang dan malam juga menjadi faktor yang memengaruhi meningkatnya kasus penyakit saluran pernapasan tersebut. Suhu yang sangat terik pada siang hari kemudian berubah menjadi lebih dingin pada malam hari dapat memengaruhi daya tahan tubuh seseorang.

Musim kemarau juga berdampak pada lingkungan. Waduk Delingan di Kabupaten Karanganyar mengalami penurunan debit air yang signifikan. Waduk tersebut ramai dikunjungi warga pada sore hari, namun area waduk yang mulai mengering menjadi perhatian.

Baca juga:

Dalam menghadapi musim kemarau, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi dampak negatif. Masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan, menghindari pembakaran sampah dan ilalang secara sembarangan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan.

Kesimpulan, musim kemarau membawa dampak yang signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan dan lingkungan. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi dampak negatif dan menjaga kebersihan lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *