PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 21 Juli 2026 | Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga paling tidak mampu. Program ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi dengan menyediakan pendidikan yang berkualitas dan lingkungan belajar yang kondusif.
Menurut Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang belum sekolah, tidak sekolah, putus sekolah, atau berpotensi putus sekolah. Sekolah ini tidak memerlukan tes akademik dan menjangkau anak-anak dari kelas sosial miskin ekstrem.
Sekolah Rakyat memiliki beberapa karakteristik unik, yaitu berasrama, sehingga para siswa dapat tinggal dan belajar di lingkungan yang kondusif. Selain itu, sekolah ini juga menyediakan pendidikan karakter sebagai bekal untuk menjadi generasi unggul.
Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan bahwa pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung akan dimulai pada Oktober 2026. Sekolah ini diproyeksikan dapat menampung hingga 2.000 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA dari keluarga miskin ekstrem di Kabupaten Bandung.
Presiden Prabowo Subianto berupaya menyelesaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi bangsa ini, termasuk mempersiapkan anak-anak Indonesia melalui penguatan keluarga. Sekolah Rakyat menjadi salah satu program yang ditujukan untuk memenuhi hak-hak anak, khususnya hak memperoleh pendidikan yang layak dan lingkungan belajar yang berkualitas.
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyoroti masih banyak anak-anak Indonesia yang belum memperoleh hak pendidikan yang layak serta lingkungan belajar yang berkualitas. Oleh karena itu, pemerintah berupaya menjangkau mereka melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Sekolah Rakyat telah menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Dengan demikian, diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan antargenerasi dan membentuk generasi unggul untuk masa depan.
