PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 22 Juli 2026 | Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Inggris baru-baru ini memicu kontroversi setelah para pemain timnas Argentina membentangkan spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas” atau “Kepulauan Falkland adalah milik Argentina”. Aksi tersebut dianggap melanggar aturan FIFA mengenai pernyataan politik dalam pertandingan sepak bola internasional.
Menanggapi insiden ini, Gedung Putih menyampaikan pernyataan yang membela timnas sepak bola Argentina. Andrew Giuliani, kepala satuan tugas FIFA di Gedung Putih, mengatakan bahwa tim Argentina memiliki kesempatan untuk menyampaikan pernyataan tersebut di Amerika Serikat, merujuk pada perlindungan kebebasan berbicara dalam Konstitusi AS.
Pemerintah Inggris bereaksi keras terhadap aksi tersebut, mendukung seruan agar FIFA melakukan penyelidikan. Pemerintah Inggris menegaskan bahwa Kepulauan Falkland tetap menjadi wilayah seberang laut Inggris, dan komitmen mereka terhadap kepulauan tersebut tidak akan pernah goyah.
Insiden ini memicu kembali ketegangan lama antara London dan Buenos Aires di panggung olahraga terbesar di dunia. Pemerintah Argentina telah lama mengklaim Kepulauan Falkland sebagai bagian dari wilayah mereka, sementara Inggris tetap mempertahankan kedaulatan atas kepulauan tersebut.
Sementara itu, pembangunan ballroom di Gedung Putih terus berlanjut. Proyek ini dibangun di area Sayap Timur Gedung Putih, dengan dana yang dibutuhkan diperkirakan mencapai US$ 500 juta atau Rp 8,9 triliun. Pembangunan ballroom ini diharapkan dapat meningkatkan fasilitas pertemuan kenegaraan di Gedung Putih.
Dalam kasus terpisah, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini diperiksa oleh KPK atas dugaan korupsi. Ia tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 22.00 WIB, dan memilih bungkam saat memasuki gedung.
Kesimpulan dari berbagai peristiwa ini menunjukkan bahwa Gedung Putih tetap menjadi pusat perhatian dalam berbagai isu internasional, mulai dari pertandingan sepak bola hingga kasus korupsi. Pembangunan ballroom di Gedung Putih juga menjadi perhatian, dengan harapan dapat meningkatkan fasilitas pertemuan kenegaraan di sana.
