KM Nurul Salsa Ditemukan: Operasi SAR Diperpanjang 3 Hari, Polisi Periksa 21 Saksi

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 22 Juli 2026 | Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban kecelakaan KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, telah memasuki hari ketujuh. Namun, dengan penemuan dua jenazah pada hari ketujuh, operasi SAR diperpanjang selama tiga hari ke depan untuk melanjutkan pencarian sisa korban yang tercatat ada 16 orang.

Tim SAR gabungan menemukan satu jenazah korban kecelakaan KM Nurul Salsa yang mengapung dengan mengenakan rompi pelampung di perairan sebelah timur Pulau Sanana Besar, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Penemuan jasad korban tersebut setelah tim SAR menerima laporan dari aparat Desa Pulau Matallang.

Baca juga:

Menindaklanjuti informasi itu, Kapal Negara (KN) SAR Pacitan bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi korban dan selanjutnya diserahkan kepada KN SAR Kamajaya. Pada operasi SAR hari ketujuh, tercatat ada dua jenazah korban kecelakaan KM Nurul Salsa yang ditemukan.

Selanjutnya, kedua jenazah dibawa menuju Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, untuk menjalani proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah Sulsel.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan bahwa sesuai standar operasional prosedur (SOP), operasi pencarian dan pertolongan dilaksanakan maksimal tujuh hari. Namun, berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, seiring adanya penemuan jenazah korban serta kesepakatan bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur SAR, operasi diputuskan untuk diperpanjang hingga tiga hari ke depan.

Baca juga:

Polisi telah memeriksa 21 orang saksi atas kasus dugaan kelalaian tenggelamnya KM Nurul Salsa yang terjadi pada Rabu 17 Juni 2026 di Perairan Selayar, wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Pemeriksaan 21 orang saksi, mulai dari nakhoda, ABK (anak buah kapal), pihak agen pelayaran dan pihak syahbandar.

Polisi menyebutkan bahwa ada kelebihan muatan, karena dimanifes 45 orang, ternyata itu 76 orang (di atas KM Nurul Salsa). Sesuai dengan pasal tadi, ada salah satunya manipulasi data.

Terjadinya kecelakaan KM Nurul Salsa telah menimbulkan banyak pertanyaan tentang keselamatan dan keamanan transportasi laut di Indonesia. Operasi SAR yang diperpanjang dan pemeriksaan saksi oleh polisi merupakan upaya untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Baca juga:

Kesimpulan, operasi SAR korban kecelakaan KM Nurul Salsa diperpanjang selama tiga hari ke depan untuk melanjutkan pencarian sisa korban. Polisi telah memeriksa 21 orang saksi atas kasus dugaan kelalaian tenggelamnya KM Nurul Salsa. Terjadinya kecelakaan KM Nurul Salsa telah menimbulkan banyak pertanyaan tentang keselamatan dan keamanan transportasi laut di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *