PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 22 Juli 2026 | Kasus hilangnya atlet golf Jesslyn Wijaya telah menjadi perhatian publik belakangan ini. Menurut laporan, Jesslyn diduga diculik pada Senin, 13 Juli 2026, saat menghadiri perayaan ulang tahun keluarga di sebuah restoran di Mangga Besar, Jakarta Pusat.
Jesslyn dilaporkan ditutup matanya dan dibawa oleh dua pria bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam. Ia sempat berteriak meminta tolong dan berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil.
Sejak kejadian itu, Jesslyn tidak lagi dapat dihubungi oleh keluarga maupun teman-temannya. Telepon seluler yang diduga digunakan Jesslyn juga tidak dapat diakses.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, membenarkan adanya laporan dugaan penculikan terhadap Jesslyn. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan fakta dan alat bukti terkait laporan tersebut.
Belakangan, ditemukan bahwa Jesslyn diduga telah kabur ke Malaysia. Pihak kepolisian menemukan fakta bahwa Jesslyn berada di luar negeri, tepatnya di Kuala Lumpur, Malaysia, setelah melakukan pelacakan manifest perjalanan dan kegiatan penyelidikan.
Menurut polisi, keberangkatan Jesslyn ke Malaysia didampingi oleh dua orang yang masih memiliki hubungan keluarga dengannya. Pihak kepolisian pun melayangkan panggilan resmi kepada keluarga korban.
Pengelola restoran tempat dugaan penculikan terjadi turut angkat bicara. Supervisor restoran, Dimas Firmansyah, mengatakan peristiwa tersebut tampak seperti persoalan keluarga yang melibatkan perempuan yang diduga menjadi korban.
Dimas mengatakan saat Jesslyn diduga dibawa oleh sejumlah orang, tidak terdengar teriakan maupun keributan yang menarik perhatian pelayan atau pengunjung lain. Ia juga membantah adanya tindakan paksaan saat perempuan tersebut keluar dari restoran.
Kuasa hukum keluarga, Andi Darti, mengatakan dugaan penculikan itu terjadi pada Senin, 13 Juli 2026, sekitar pukul 19.45 WIB di Restoran Saung Kita, Mangga Besar. Menurut Andi, Jesslyn sempat berteriak meminta tolong dan berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil.
Andi mengatakan keluarga memperoleh informasi bahwa ponsel yang diduga milik Jesslyn sempat terdeteksi berada di kawasan Jakarta Utara. Selain itu, muncul informasi bahwa korban diduga bertolak ke Malaysia melalui Semarang.
Kasus hilangnya Jesslyn Wijaya masih dalam penyelidikan. Pihak kepolisian berharap dapat menemukan kebenaran di balik kejadian ini dan menyelamatkan Jesslyn.
Keluarga dan teman-teman Jesslyn berharap ia dapat kembali dengan selamat dan segera. Mereka juga berharap pihak kepolisian dapat menemukan pelaku yang bertanggung jawab atas kejadian ini.
Kasus ini merupakan contoh bahwa kejahatan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, kita harus selalu waspada dan berhati-hati dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
