PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 29 Juli 2026 | Vietnam berhasil meraih gelar juara SEA V Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand di final turnamen voli putra Asia Tenggara. Pertandingan yang berlangsung di Jakarta International Velodrome ini dimenangkan oleh Vietnam dengan skor 3-2 (22-25, 25-23, 25-19, 15-25, 15-10). Ini merupakan sejarah baru bagi voli putra Vietnam, karena untuk pertama kalinya mereka menjadi juara turnamen regional ini.
Keberhasilan Vietnam ini juga memutus dominasi panjang Indonesia dan Thailand yang selama ini silih berganti menjadi penguasa voli putra Asia Tenggara. Sebelumnya, Indonesia dan Thailand selalu menjadi favorit untuk memenangkan turnamen ini. Namun, kali ini Vietnam berhasil menunjukkan kemampuan dan mental juara yang kuat untuk mengalahkan lawan-lawannya.
Di babak final, Vietnam menghadapi Thailand yang datang dengan status belum terkalahkan sepanjang turnamen. Namun, skuad asuhan Federico Rampazzo mampu menunjukkan kemampuan dan strategi yang tepat untuk mengalahkan Thailand. Dengan kemenangan ini, Vietnam tidak hanya meraih gelar juara tetapi juga memastikan tiket untuk tampil di AVC Men’s Volleyball Cup 2027 sebagai wakil Asia Tenggara.
Sementara itu, Timnas voli putra Indonesia berhasil finis ketiga setelah mengalahkan Kamboja di perebutan tempat ketiga. Kemenangan ini membuat Indonesia kini menempati peringkat ke-44 dunia dan posisi kedelapan Asia, serta tetap menjadi tim voli putra nomor satu di ASEAN. Meskipun tidak meraih gelar juara, Indonesia masih memiliki harapan untuk meningkatkan peringkatnya di kancah internasional.
Turnamen SEA V Cup 2026 ini menunjukkan bahwa voli putra Asia Tenggara semakin kompetitif dan menarik. Dengan kemunculan Vietnam sebagai juara, turnamen ini membuka peluang bagi tim-tim lain untuk mengejar kesuksesan. Indonesia dan Thailand harus meningkatkan kemampuan dan strategi mereka untuk kembali menjadi yang terbaik di Asia Tenggara.
Kesimpulan dari turnamen SEA V Cup 2026 ini adalah bahwa voli putra Asia Tenggara telah mencapai tingkat yang lebih tinggi dalam hal kemampuan dan kompetisi. Dengan Vietnam sebagai juara, turnamen ini membuktikan bahwa ada tim lain yang bisa menantang dominasi Indonesia dan Thailand. Ini akan membuat turnamen voli putra Asia Tenggara di masa depan lebih menarik dan kompetitif.
