PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 02 Agustus 2026 | Pemerintah Jepang dan Amerika Serikat (AS) baru-baru ini mengambil tindakan bersama untuk stabilkan nilai yen yang telah anjlok ke level terendah dalam 40 tahun terakhir. Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, akan mengumumkan aksi gabungan tersebut pada hari Senin, menurut sumber yang dekat dengan pemerintah Jepang.
Yen telah melemah secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir, didorong oleh perbedaan suku bunga antara Jepang dan AS. Bank Sentral Jepang (BOJ) telah mempertahankan kebijakan moneter yang longgar, sementara Federal Reserve AS telah meningkatkan suku bunga secara agresif untuk mengatasi inflasi.
Aksi gabungan Jepang dan AS diharapkan dapat membantu meningkatkan nilai yen dan mengurangi volatilitas di pasar valas. Namun, belum jelas apakah aksi ini akan efektif dalam jangka panjang, karena perbedaan suku bunga antara Jepang dan AS masih tetap merupakan faktor utama yang mempengaruhi nilai yen.
Sementara itu, ada juga laporan bahwa Pemerintah AS telah mempertimbangkan untuk membeli yen senilai $5-10 miliar untuk membantu stabilkan nilai mata uang Jepang. Namun, hal ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh pemerintah AS.
Dalam beberapa hari terakhir, yen telah mengalami fluktuasi yang signifikan, dengan nilai tertinggi pada hari Jumat setelah BOJ memutuskan untuk mempertahankan kebijakan moneter yang longgar. Namun, nilai yen masih tetap melemah dibandingkan dengan dolar AS.
Peristiwa ini juga memiliki dampak pada pasar saham dan obligasi, karena investor mulai mempertimbangkan kemungkinan perubahan kebijakan moneter di Jepang dan AS. Namun, masih belum jelas bagaimana aksi gabungan Jepang dan AS akan mempengaruhi pasar keuangan global dalam jangka panjang.
Kesimpulan, aksi gabungan Jepang dan AS untuk stabilkan yen merupakan langkah yang penting untuk mengatasi volatilitas di pasar valas. Namun, perlu diingat bahwa perbedaan suku bunga antara Jepang dan AS masih tetap merupakan faktor utama yang mempengaruhi nilai yen, dan aksi ini mungkin tidak efektif dalam jangka panjang.
