PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 09 Agustus 2026 | Setelah tujuh tahun bersama AC Milan, Ismaël Bennacer secara resmi mengucapkan selamat tinggal kepada klub Italia itu. Pemain gelandang asal Aljazair ini telah menjadi bagian penting dari tim Rossoneri dan berkontribusi besar pada kesuksesan mereka, termasuk meraih gelar Serie A musim 2021-2022.
Bennacer bergabung dengan Milan dari Empoli pada 2019 dan segera menjadi pemain kunci dalam skuad Stefano Pioli. Ia dikenal karena kemampuan mengontrol permainan, merebut bola, dan membawa bola dari lini belakang, yang membuatnya menjadi elemen vital dalam strategi tim.
Namun, cedera lutut yang berulang membuat Bennacer lebih sering absen dan kehilangan konsistensi dalam bermain. Ia kemudian menjalani masa peminjaman bersama Olympique de Marseille dan Dinamo Zagreb sebelum akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Milan.
Perpisahan Bennacer dengan Milan membuka babak baru bagi pemain internasional Aljazair itu untuk melanjutkan kariernya di tempat lain. Ia diharapkan akan bergabung dengan Al-Gharafa di Qatar Stars League, menandai awal dari petualangan baru dalam karirnya.
Sementara itu, di kancah lain, Farid Benstiti, pelatih tim nasional Aljazair, menegaskan bahwa timnya tidak boleh mengecewakan dalam pertandingan melawan Côte d’Ivoire di CAN Féminine 2026. Ia menyadari bahwa lawan mereka akan sangat kompetitif dan timnya harus memberikan yang terbaik untuk melanjutkan perjuangan di turnamen.
Dalam dunia transfer, berita tentang Ismaël Bennacer hanyalah salah satu dari banyak berita yang memanas di awal musim ini. Dengan banyak pemain yang mencari tantangan baru dan klub yang berlomba untuk memperkuat skuad mereka, musim ini diharapkan akan penuh dengan aksi dan kejutan.
Bagi Bennacer, kepergian dari Milan bukanlah akhir dari sebuah era, melainkan awal dari babak baru yang menjanjikan. Dengan dedikasi dan bakatnya, ia siap untuk meninggalkan jejaknya di klub barunya dan terus membuat bangga negara asalnya, Aljazair.
