PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 09 Agustus 2026 | Konflik rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah kembali mendapat perhatian setelah keduanya muncul di podcast berbeda. Sarwendah memilih berbincang dengan Denny Sumargo, sementara Ruben Onsu hadir dalam podcast Close the Door milik Deddy Corbuzier.
Perbedaan cara keduanya membawa persoalan pribadi ke ruang publik itu kemudian menjadi perhatian Denny Darko. Menurutnya, respons masyarakat terhadap Ruben dan Sarwendah juga menunjukkan adanya perbedaan simpati di antara keduanya.
Denny menilai Ruben justru mengambil pendekatan yang lebih hati-hati ketika berbicara di hadapan publik. Sementara itu, menurutnya, sejumlah pernyataan Sarwendah dalam podcast maupun unggahan terkait persoalan tersebut justru berpotensi membuat situasi semakin ramai.
Dalam pembahasannya, Denny Darko menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud membela salah satu pihak. Ia mengaku hanya melihat bagaimana masing-masing orang memilih menghadapi persoalan yang sudah menjadi perhatian publik.
Menurut Denny Darko, Ruben dan Deddy Corbuzier dinilai mampu memanfaatkan momentum podcast tanpa menjadikan persoalan rumah tangga sebagai bahan utama pembicaraan. Ia bahkan menyebut Ruben lebih memilih membahas kehidupannya secara umum dibandingkan mengungkap persoalan pribadi secara terbuka.
Ruben Onsu juga sempat menyampaikan pesan mendalam untuk ketiga anak-anaknya, Betrand Peto, Thalia, dan Thania Putri Onsu, dalam podcast milik Lesti Kejora. Dalam pesannya itu, Ruben berharap ketiga anak-anaknya tetap menjadi anak yang baik.
Sementara itu, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menyampaikan keprihatinan atas konflik rumah tangga kliennya dengan Ruben Onsu yang terus terbuka ke publik. Ia menilai situasi ini tidak menguntungkan siapa pun, termasuk anak-anak mereka.
Chris mengaku sedih karena privasi keluarga yang selama ini dijaga akhirnya menjadi konsumsi publik. Ia juga khawatir kondisi tersebut berdampak terhadap psikologis anak-anak mereka.
Konflik ini merupakan bagian dari proses hukum yang tengah berjalan antara Sarwendah dan Ruben Onsu terkait gugatan hak asuh anak, yang mencuat pasca-perceraian keduanya pada 2024.
Pihak Sarwendah menyatakan tidak akan lagi memberikan tanggapan di luar proses persidangan. Mereka memilih fokus menjalani proses hukum yang sedang berlangsung.
Kesimpulan dari konflik ini adalah bahwa tidak ada pihak yang menang atau kalah, karena semua pihak telah kehilangan privasi dan ketenangan dalam menghadapi persoalan rumah tangga. Oleh karena itu, diharapkan semua pihak dapat lebih menahan diri di ruang publik demi kepentingan anak-anak mereka.
