PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 10 Agustus 2026 | Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia melakukan ziarah ke makam Wakil Presiden pertama RI, Mohammad Hatta, atau Bung Hatta, di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan menjelang Sidang Tahunan MPR.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyampaikan bahwa ziarah tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pendiri bangsa yang telah meletakkan fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Muzani mengatakan bahwa Bung Hatta memiliki peran sangat besar dalam sejarah bangsa Indonesia, tidak hanya sebagai proklamator kemerdekaan, tetapi juga dalam perjuangan memperoleh pengakuan kedaulatan Indonesia di mata dunia.
Bung Hatta dikenal sebagai salah satu proklamator kemerdekaan bersama Soekarno, dan juga merupakan tokoh yang meletakkan dasar sistem perekonomian nasional. Muzani menyoroti kontribusi Bung Hatta dalam merancang sistem perekonomian nasional, melalui gagasan ekonomi berasas kekeluargaan yang kemudian melahirkan gerakan koperasi.
Putri Bung Hatta, Meutia Hatta, mengapresiasi kehadiran pimpinan MPR menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Meutia mengatakan bahwa ini merupakan pertama kalinya keluarga Bung Hatta menerima kunjungan dari pimpinan MPR sebelum peringatan HUT RI.
Muzani juga mengenang peran Bung Hatta dalam sejarah kemerdekaan Indonesia bersama Presiden Soekarno. Bung Hatta menandatangani Konferensi Meja Bundar tahun 1949, yang kemudian melahirkan pengakuan kedaulatan kepada Republik Indonesia.
Menjelang Sidang Tahunan MPR dan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pimpinan MPR berharap ziarah ini dapat menjadi momentum untuk mengenang pemikiran dan jasa Bung Hatta, serta memperkuat semangat dan cita-cita para pendiri bangsa dalam memajukan Indonesia.
Dalam kesempatan ini, Muzani juga menegaskan bahwa pemikiran Bung Hatta tentang perekonomian nasional masih relevan dengan perkembangan Indonesia saat ini. Pemikiran tersebut masih menjadi pegangan bagi generasi saat ini dalam menghadapi perkembangan ekonomi nasional.
Sebagai bagian dari upaya menghormati para pendiri bangsa, pimpinan MPR berziarah ke makam Bung Hatta untuk mengenang jasa dan pemikiran beliau. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat dan cita-cita para pendiri bangsa dalam memajukan Indonesia.
Kesimpulan, ziarah pimpinan MPR ke makam Bung Hatta merupakan bentuk penghormatan kepada para pendiri bangsa yang telah meletakkan fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat dan cita-cita para pendiri bangsa dalam memajukan Indonesia, serta mengenang jasa dan pemikiran Bung Hatta yang masih relevan dengan perkembangan Indonesia saat ini.
