PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 11 Agustus 2026 | Vicky Prasetyo, seorang presenter dan komedian terkenal, kembali menghadapi masalah hukum setelah dilaporkan oleh istri sirinya, Fangfang, ke Bareskrim Polri. Laporan tersebut terkait dengan dugaan penelantaran anak yang dilakukan Vicky Prasetyo.
Fangfang melaporkan Vicky Prasetyo ke polisi karena merasa tidak mendapatkan nafkah dan biaya persalinan yang layak dari Vicky. Ia mengaku bahwa Vicky hanya memberikan sokongan finansial yang sangat terbatas untuk kebutuhan harian, sementara pembiayaan medis di rumah sakit justru diabaikan.
Kuasa hukum Fangfang, Emmanuel Alvino, mengungkapkan bahwa laporan tersebut dibuat berdasarkan pengakuan Fangfang yang merasa dicampakkan saat momen krusial persalinan. Vicky dituduh melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak terkait kewajibannya sebagai orangtua.
Fangfang juga mengaku baru mengetahui bahwa Vicky Prasetyo ternyata memiliki anak lagi dari perempuan lain ketika usia kandungannya sudah memasuki 8 bulan. Ia mengaku sangat terkejut ketika pertama kali mengetahui fakta tersebut.
Vicky Prasetyo diduga melanggar Pasal 77B jo 76B Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Laporan tersebut telah diterima secara resmi oleh Bareskrim Polri dan tercatat dengan nomor LP/B/347/VIII/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI.
Fangfang menegaskan bahwa status pernikahan siri seharusnya tidak menjadi alasan bagi Vicky Prasetyo untuk mengabaikan hak-hak anaknya. Ia menuntut Vicky untuk sadar diri akan kewajibannya sebelum menuntut hak sebagai orangtua.
Perkara ini menambah panjang persoalan hukum yang kini kembali membayangi kehidupan presenter tersebut. Pihak pelapor berharap laporan tersebut dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku dan dugaan penelantaran anak dapat diusut secara menyeluruh.
Kesimpulan dari perkara ini adalah Vicky Prasetyo harus bertanggung jawab atas tindakannya dan memenuhi kewajibannya sebagai orangtua. Fangfang berharap bahwa persoalan ini dapat diselesaikan dengan adil dan Vicky dapat memahami kewajibannya sebagai ayah.
