Duo KTM Siap Gempur Veda Ega Pratama di Moto3 Spanyol 2026, Jerez Jadi Medan Pertarungan Sengit

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 24 April 2026 | Pembalap muda berbakat asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama, kembali menatap lintasan legendaris Sirkuit Jerez pada akhir pekan ini, menyiapkan diri untuk mengukir prestasi di Moto3 Spanyol 2026. Dengan tiga pekan jeda kompetisi setelah insiden highside di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Veda mengaku kembali dalam kondisi fisik dan mental prima. Ia menegaskan tekadnya melupakan kegagalan sebelumnya dan fokus pada podium di tanah Eropa.

Jerez sudah tidak asing bagi Veda. Sejak debutnya di Red Bull Rookies Cup 2024, ia telah menempuh trek sepanjang 4,423 km ini berulang kali, baik di ajang Rookies maupun JuniorGP. Pada tahun 2025, ia berhasil meraih podium ketiga di Red Bull Rookies Cup, menandai langkah penting dalam kariernya. Pengalaman tersebut memberinya kepercayaan bahwa tata letak teknis Jerez menuntut presisi di setiap sektor, namun juga menjadi peluang untuk menunjukkan kecepatan motor Honda Team Asia.

Baca juga:

Kehadiran duo KTM menjadi sorotan utama. Tim KTM mengirimkan dua pembalap unggulan, David Muñoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) dan Valentin Perrone (KTM), yang masing‑masing menempati posisi kedua dan ketiga pada sesi latihan bebas Jumat (24/4). Kedua rider tersebut dikenal memiliki akselerasi tajam di lurusan utama Jerez, sehingga diprediksi akan menjadi tantangan berat bagi Veda.

  • David Muñoz – rider KTM yang menempati posisi kedua pada sesi FP1 dengan selisih 0,041 detik dari pemuncak.
  • Valentin Perrone – pembalap KTM lain yang berada di posisi tiga, menambah tekanan kompetitif.

Veda mencatat waktu terbaik 1:44,860 pada sesi praktik sore, meningkatkan performa dari sesi pagi yang mencatat 1:46,808. Selisih 0,782 detik dari pemuncak Maximo Quiles (CFMOTO) menunjukkan ia kini berada dalam jarak yang kompetitif untuk menembus Kualifikasi Kedua (Q2). Dengan target masuk zona 14 besar pada sesi selanjutnya, Veda berharap dapat menghindari babak Q1 yang melelahkan.

Strategi tim Honda Asia menekankan konsistensi. Setelah keberhasilan finis kelima di GP Thailand dan podium di GP Brasil, motor Honda yang dibalut nomor 9 ini diharapkan dapat menyalurkan kecepatan maksimum sekaligus stabilitas di tikungan lambat Jerez. “Kita harus memulai kuat dari sesi pertama dan membangun kepercayaan diri selangkah demi selangkah,” ujar Veda dalam keterangan resmi tim.

Baca juga:

Selain persaingan dengan KTM, Veda juga harus mengawasi performa rekan setimnya, Zen Mitani, yang masih berjuang di posisi ke‑25. Keberhasilan Veda dapat menjadi dorongan moral bagi tim secara keseluruhan.

Jerez dijadwalkan menyuguhkan rangkaian balapan lengkap, dimulai dengan sesi latihan bebas pada Jumat, diikuti Moto2, dan berakhir dengan MotoGP pada hari Minggu. Penonton diharapkan dapat menyaksikan aksi penuh adrenalin, terutama ketika Veda berusaha memutus rantai hasil buruk di Austin dan menorehkan hasil maksimal di tanah Spanyol.

Dengan kombinasi pengalaman di sirkuit Jerez, dukungan teknis Honda, dan motivasi kuat setelah jeda kompetisi, Veda Ega Pratama menatap peluang besar untuk kembali ke podium. Duel melawan duo KTM menjadi ujian nyata bagi kemampuan adaptasi dan kecepatan rider muda Indonesia ini.

Baca juga:

Jika Veda berhasil menyalip para pembalap KTM dan menjaga konsistensi lap, ia tidak hanya akan mengembalikan kebanggaan Indonesia di Moto3, tetapi juga menegaskan bahwa generasi baru pembalap tanah air siap bersaing di level dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *