PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 12 Agustus 2026 | Mantan kepala Mossad, Yossi Cohen, mengungkapkan bahwa operasi intelijen Israel telah mengunjungi situs nuklir Fordow di Iran berkali-kali. Cohen menyatakan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memahami lokasi dan kemampuan fasilitas nuklir Iran.
Cohen juga memuji serangan udara Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Fordow pada Juni 2025, menyebutnya sebagai ‘perwujudan dari semua mimpinya’. Namun, ia juga menegaskan bahwa uranium yang diperkaya hingga 60 persen masih jauh dari kebutuhan untuk membuat bom nuklir.
Operasi intelijen Israel di Iran merupakan bagian dari upaya untuk mengumpulkan informasi tentang program nuklir Iran. Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga telah mengambil tindakan untuk menghadapi ancaman nuklir Iran, termasuk serangan udara terhadap fasilitas nuklir Iran.
Sementara itu, situasi keamanan di Timur Tengah tetap tegang, dengan ketegangan antara Israel dan Iran yang terus meningkat. Operasi intelijen Israel di Iran merupakan bagian dari upaya untuk mempertahankan keamanan nasional Israel dan menghadapi ancaman nuklir Iran.
Kesimpulan dari pengungkapan Cohen adalah bahwa operasi intelijen Israel di Iran merupakan bagian dari upaya untuk mengumpulkan informasi tentang program nuklir Iran dan mempertahankan keamanan nasional Israel. Dengan demikian, penting untuk terus memantau situasi keamanan di Timur Tengah dan upaya untuk menghadapi ancaman nuklir Iran.
