Kebakaran Mal Nipah Park Makassar: Penyebab Masih Misterius, Operasional Kembali Normal

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 13 Agustus 2026 | Malam Minggu (9/8/2026) menjadi malam yang penuh kepanikan di Makassar, Sulawesi Selatan, ketika kebakaran melanda Mal Nipah Park. Kebakaran ini terjadi menjelang tutup operasional mal, sekitar pukul 21.30 WITA, dan memicu kepanikan di kalangan pengunjung dan karyawan.

Menurut keterangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik, namun penyebab pasti masih dalam investigasi. BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Baca juga:

Dalam menangani kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Makassar mengerahkan armada untuk memadamkan api. Sementara itu, BPBD Kota Makassar bersama unsur terkait melakukan penanganan kedaruratan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak.

Manajemen Mal Nipah Park memastikan bahwa kondisi di lingkungan mal serta area perkantoran telah kembali aman dan kondusif setelah kebakaran. Operasional Mal Nipah Makassar juga dipastikan tetap buka secara normal. Meskipun demikian, pihak manajemen belum dapat membeberkan nominal angka kerugian akibat peristiwa kebakaran tersebut karena proses pendataan masih berlangsung.

Baca juga:

Satu hari setelah kejadian, situasi di Mal Nipah Makassar telah kembali normal. Pengunjung mulai berdatangan seperti biasa, dan tenant yang tidak terdampak kebakaran tetap buka seperti biasa. Satpam Mal Nipah membenarkan bahwa mal tetap beroperasi seperti biasa, dan aktivitas di mal kembali normal sejak pagi hari.

Peristiwa kebakaran di Mal Nipah Park Makassar menjadi peringatan bagi semua pihak untuk selalu waspada dan meningkatkan kesadaran akan keselamatan kebakaran. Dengan kerja sama semua pihak, kejadian semacam ini diharapkan dapat dicegah di masa mendatang.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *