PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 27 April 2026 | Nashville SC mencatatkan kemenangan penting melawan Charlotte FC dengan skor akhir 4-2 pada pertandingan pekan ini. Pertandingan yang digelar di Nissan Stadium ini menampilkan aksi-aksi menonjol dari sejumlah pemain kunci, termasuk Cameron Surridge yang berhasil menyamakan puncak pencetak gol MLS, serta Ahmed Qasem yang mencetak gol dan memberikan assist, menegaskan perkembangan positifnya di musim kedua bersama klub.
Garis awal pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Pada menit ke-12, Surridge membuka keunggulan Nashville lewat tembakan jarak menengah yang menembus jaringan pertahanan Charlotte. Gol tersebut tidak hanya mengangkat semangat Nashville, tetapi juga menempatkan Surridge sejajar dengan pemimpin klasemen pencetak gol MLS, menambah tekanan pada rival-rival terdepan.
Tak lama kemudian, pada menit ke-27, Charlotte mencoba membalas melalui serangan balik, namun pertahanan Nashville, dipimpin oleh bek tengah yang disiplin, berhasil menahan serangan tersebut. Kesempatan Charlotte kembali muncul pada menit ke-38 ketika mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol hasil eksekusi tendangan bebas yang terarah ke sudut atas gawang.
Namun, keunggulan Nashville kembali diraih pada menit ke-45 melalui gol kedua Surridge. Penyerang asal Inggris ini memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan, menanduk bola ke sudut kanan gawang Charlotte, memperkuat posisi Nashville menjelang jeda babak pertama.
Masuk babak kedua, Nashville menunjukkan dominasi lebih besar. Pada menit ke-58, Daniel Mukhtar menambah angka lewat tendangan voli setelah menerima umpan silang dari sisi kiri. Gol ini menegaskan Nashville sebagai tim yang lebih tajam dalam memanfaatkan peluang di area pertahanan lawan.
Puncak penampilan individu muncul pada menit ke-71, ketika Ahmed Qasem mencetak gol ke-4 untuk Nashville. Qasem, yang merupakan pemain dengan nilai transfer ketiga tertinggi dalam sejarah klub, menandai golnya setelah menerima umpan pendek di dalam kotak penalti dan menembakkan bola ke sudut atas gawang Charlotte. Tak lama setelah itu, Qasem memberikan assist kepada rekan setimnya, memperluas keunggulan Nashville menjadi 4-1.
Charlotte FC tidak menyerah begitu saja. Mereka berhasil mengurangi selisih pada menit ke-78 lewat gol balasan yang dihasilkan dari serangan cepat, mengembalikan skor menjadi 4-2. Meskipun demikian, Nashville SC berhasil menahan serangan terakhir Charlotte dan menutup pertandingan dengan kemenangan 4-2.
Kemenangan ini mengangkat Nashville SC ke posisi empat dalam klasemen MLS dengan total 52 poin, sementara Charlotte FC tetap berada di zona degradasi. Penampilan Surridge yang konsisten menegaskan dirinya sebagai salah satu striker paling produktif musim ini, sedangkan Qasem menunjukkan peningkatan signifikan dalam adaptasinya di liga Amerika, memberikan kontribusi penting baik dalam mencetak gol maupun menciptakan peluang.
Statistik pertandingan menunjukkan Nashville menguasai penguasaan bola sebesar 58%, dengan total tembakan ke arah gawang sebanyak 14 kali, dibandingkan dengan 9 kali tembakan Charlotte. Selain itu, Nashville mencatatkan 6 corner kick, sementara Charlotte hanya memperoleh 3 corner kick. Kedua tim masing-masing menghasilkan 5 peluang berbahaya, namun efektivitas penyelesaian gawang Nashville jauh lebih tinggi.
Melihat performa tim secara keseluruhan, pelatih Nashville SC menilai bahwa kemenangan ini merupakan hasil kerja keras dan disiplin taktis yang diterapkan sejak awal musim. Ia menambahkan, “Kami perlu terus menjaga konsistensi dan meningkatkan pertahanan, namun hasil ini memberikan motivasi untuk melanjutkan perjuangan di sisa musim.” Sementara itu, pelatih Charlotte FC mengakui kekurangan timnya di lini pertahanan, namun optimis bahwa tim dapat bangkit kembali di pertandingan berikutnya.
Secara keseluruhan, pertandingan Nashville vs Charlotte ini menyajikan aksi-aksi menegangkan, gol-gol spektakuler, dan penampilan individu yang mengesankan. Bagi para penggemar MLS, laga ini menjadi contoh betapa kompetitifnya liga Amerika Serikat, dengan setiap tim berjuang keras untuk meraih poin penting dalam perburuan gelar.
