PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 28 April 2026 | Pada malam Minggu, 27 April 2026, RCDE Stadium menjadi saksi sengitnya duel LaLiga antara Espanyol vs Levante. Kedua tim masuk dengan ambisi berbeda; Espanyol berusaha menghindari zona degradasi, sementara Levante mengincar tiga angka penting untuk mengamankan posisi aman di klasemen.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Pada menit ke-6, Victor García (Levante) menembak dari sudut ruang penalti, memaksa kiper Dmitrovic melakukan penyelamatan spektakuler. Sejak saat itu, tekanan berganti-ganti, namun peluang gol tetap langka. Espanyol mengandalkan serangan sayap kanan melalui Ngonge, namun tendangan ke tiang pada menit ke-35 hanya menambah rasa frustrasi.
Detik-detik krusial muncul pada menit ke-87 ketika Pol Lozano (Espanyol) menerima kartu kuning kedua setelah melakukan tekel keras pada Carlos Álvarez. Kartu merah otomatis mengurangi Espanyol menjadi 10 pemain, memberi keunggulan numerik kepada Levante pada fase akhir.
Levante memanfaatkan kelebihan pemain dengan serangan cepat. Carlos Álvarez menjadi sosok penentu ketika pada menit tambahan ke-90+3 ia melepaskan tembakan keras yang menabrak lingkaran gawang (largueró). Momen ini hampir mengubah hasil menjadi kemenangan Levante, namun tidak ada gol yang tercipta.
Statistik pertandingan memperlihatkan keseimbangan yang hampir sempurna. Espanyol mencatat 6 assist, 1 kartu kuning, dan 1 kartu merah, sedangkan Levante hanya mencatat 3 assist dan tidak ada kartu merah. Kedua tim hampir setara dalam penguasaan bola (Espanyol 50,3% vs Levante 49,7%).
| Statistik | Espanyol | Levante |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 50,3% | 49,7% |
| Tembakan | 8 | 5 |
| Tembakan ke Gawang | 6 | 3 |
| Foul | 12 | 15 |
| Kartu Kuning | 1 | 0 |
| Kartu Merah | 1 | 0 |
Penampilan kiper menjadi sorotan utama. Dmitrovic, dengan total 112 penyelamatan musim ini, kembali menunjukkan kelasnya dengan menahan serangkaian tembakan berbahaya Levante. Di sisi lain, Matthew Ryan (Levante) juga tampil solid, meski tidak mendapat kesempatan terlalu banyak.
Pelatih Manolo González (Espanyol) dan Luis Castro (Levante) melakukan beberapa pergantian pada menit ke-60 untuk mencari terobosan. Espanyol memperkenalkan Dolan dan Roberto, sementara Levante menambah Arriaga dan Losada. Meskipun perubahan ini meningkatkan intensitas, hasil tetap tidak berubah.
Setelah peluit akhir, keduanya harus puas dengan satu poin masing‑masing. Bagi Espanyol, angka ini menambah total 16 pertandingan tanpa kemenangan di tahun 2026, menambah tekanan pada manajer untuk membalikkan situasi. Levante, sebaliknya, melihat hasil ini sebagai langkah positif dalam perjuangan mempertahankan posisi aman.
Dengan lima pertandingan tersisa, kedua tim masih memiliki peluang untuk mengubah nasib mereka. Espanyol harus memperbaiki efektivitas di depan gawang, sementara Levante perlu memanfaatkan keunggulan numerik bila ada kesempatan serupa muncul lagi.
