Dony Tri Pamungkas Pilih Asia Dulu, Tolak Sekejap ke Eropa meski Legia Warszawa Mengincar

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 30 April 2026 | Dony Tri Pamungkas, bek sayap kiri muda Persija Jakarta, kembali menjadi sorotan utama sepak bola Indonesia setelah menegaskan keinginannya untuk meniti karier secara bertahap. Meskipun klub papan atas Polandia, Legia Warszawa, melontarkan tawaran menggiurkan, sang pemain berusia 21 tahun memilih untuk menunda kepindahan ke Eropa dan memprioritaskan kompetisi di Asia terlebih dahulu.

Keputusan Dony diungkap secara terbuka usai Persija mengalahkan Persis Solo 4-0 pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Dalam konferensi pers, ia menyatakan tidak ingin meniru jejak seniornya, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman, yang langsung hijrah ke liga Polandia dan Serbia. “Saya ingin mengembangkan diri di Asia dulu, baru kalau sudah siap, melangkah ke Eropa,” ujar Dony dengan tegas.

Baca juga:

Penampilan konsisten Dony bersama Macan Kemayoran menjadi alasan utama klub Legia Warszawa menaruh mata pada dirinya. Setelah membantu Persija meraih kemenangan penting dan menegaskan dirinya sebagai pilihan utama di lini belakang, ia juga dipuji oleh pemain internasional Calvin Verdonk yang menyebut potensi Dony layak dikembangkan di benua biru. Namun, Dony menegaskan bahwa urusan transfer berada di tangan manajemen dan agen, sementara fokusnya tetap pada Persija dan persiapan Timnas Indonesia.

Berikut beberapa faktor yang menjadi pertimbangan Dony dalam memilih Asia sebagai batu loncatan:

  • Level kompetisi yang meningkat secara bertahap: Liga Asia, terutama kompetisi AFC, memberikan tantangan yang lebih tinggi dibandingkan liga domestik namun masih lebih dapat dikelola dibandingkan Eropa yang sangat kompetitif.
  • Pengalaman internasional: Dony telah dipanggil pelatih Timnas John Herdman untuk laga FIFA Series 2026, menambah eksposurnya di panggung dunia tanpa harus berpindah klub.
  • Pengembangan teknis dan taktis: Berlatih bersama pemain dan pelatih asing di Asia dapat memperkaya wawasan taktiknya sebelum menghadapi standar Eropa.

Strategi Dony juga mencerminkan realita persaingan di posisi bek kiri Timnas Indonesia. Saat ini, Calvin Verdonk menjadi pilihan utama, namun nama-nama seperti Dean James, Nathan Tjoe‑A‑On, dan Shayne Pattynama juga masuk dalam daftar pertimbangan pelatih. Dengan performa yang terus naik, Dony berpotensi menjadi alternatif kuat, terutama jika ia mengasah kemampuannya di kompetisi Asia yang lebih menantang.

Baca juga:

Di luar lapangan, keputusan ini mendapat sambutan positif dari para pengamat. Mereka menilai bahwa menunda langkah ke Eropa dapat memberi Dony ruang untuk matang secara fisik dan mental, menghindari jebakan adaptasi yang sering menimpa pemain muda pertama kali ke liga Eropa. Selain itu, eksposur di Asia membuka peluang bagi pemain Indonesia untuk menembus klub-klub kompetitif di Liga Arab, Jepang, atau Korea Selatan, yang kini semakin terbuka untuk talenta Asia.

Tak dapat dipungkiri, tawaran Legia Warszawa tetap menjadi godaan yang besar. Klub tersebut dikenal memiliki infrastruktur kelas dunia dan sejarah melahirkan pemain-pemain berbakat. Namun, Dony menegaskan, “Jika ada kesempatan, saya tetap ingin bermain di luar negeri, namun harus pada waktu yang tepat setelah saya berkembang di Asia.”

Langkah Dony ini sekaligus menambah narasi tentang bagaimana generasi baru pemain Indonesia mulai lebih selektif dalam merencanakan karier internasional mereka. Dengan menyiapkan fondasi yang kuat di Asia, mereka berharap dapat menembus level tertinggi sepak bola dunia dengan kesiapan yang lebih matang.

Baca juga:

Kesimpulannya, Dony Tri Pamungkas memilih jalur yang dianggap paling bijak: memanfaatkan momentum performa di Persija, mengasah kemampuan di kompetisi Asia, dan menyiapkan diri secara menyeluruh sebelum menatap impian berkarier di Eropa. Keputusan ini tidak hanya menguntungkan dirinya secara pribadi, tetapi juga memberikan contoh strategis bagi pemain muda Indonesia lainnya dalam mengelola karier internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *