Idul Adha 2026: Harga Sapi Meroket, Pemeriksaan Hewan Kurban Ketat, dan Permintaan Kambing Melonjak di Jawa

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 02 Mei 2026 | Menjelang Idul Adha 2026, pasar hewan kurban di Jawa mengalami dinamika yang menonjol. Harga sapi di Trenggalek naik signifikan, sementara otoritas peternakan di beberapa kabupaten memperketat prosedur pemeriksaan kesehatan hewan. Di sisi lain, peternak kebumen melaporkan lonjakan pesanan kambing hingga ke kota-kota besar seperti Jakarta dan Bekasi.

Di Kabupaten Cirebon, Dinas Pertanian (Distan) menggelar serangkaian pemeriksaan antemortem dan postmortem untuk memastikan setiap hewan kurban memenuhi standar keamanan, kesehatan, dan kehalalan. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Denny Nugraha menegaskan pentingnya sertifikasi SKKHK (Sertifikat Kelayakan Kesehatan Hewan Kurban) sebelum hewan dipasarkan. Menurutnya, hewan yang lolos pemeriksaan biasanya menunjukkan nafsu makan tinggi, gerak aktif, mata tidak berair, serta tubuh bersih dan tidak kurus.

Baca juga:

Berikut ciri‑ciri hewan kurban yang sehat menurut Denny Nugraha:

  • Nafsu makan tinggi
  • Aktif bergerak
  • Mata bersih, tidak berair
  • Kondisi tubuh proporsional, tidak kurus

Setelah pemeriksaan antemortem, hewan yang dinyatakan layak akan mendapat SKKHK. Jika ada hewan yang menunjukkan gejala kurang sehat, tim Distan melakukan vaksinasi atau pengobatan hingga dinyatakan pulih. Hingga akhir April, sekitar 500 hewan telah diperiksa, dengan target awal 5.000 hewan menjelang hari raya. Pengalaman tahun sebelumnya menunjukkan potensi pemeriksaan mencapai 16.000 ekor karena meningkatnya arus perdagangan hewan kurban.

Sementara itu, di Kabupaten Kebumen, peternak kambing dan domba melaporkan peningkatan permintaan yang signifikan. Aryanto, salah satu peternak di Desa Karangrejo, Kecamatan Petanahan, mengungkapkan bahwa pesanan hewan kurban sudah mengalir dari lokal hingga ke Jakarta dan Bekasi. “Harga kisaran Rp 2 juta sampai Rp 10 juta tergantung jenis dan kualitas,” ujarnya. Jenis yang paling diminati antara lain Kambing Etawa, Kambing Jawa Randu, dan domba lokal.

Baca juga:

Lonjakan permintaan ini mendorong peternak untuk mempertahankan stok bibit unggul. Di kebun ternak yang sama, ada pula kambing siapan yang akan dijadikan bibit kembali, memastikan pasokan hewan kurban tetap stabil untuk tahun‑tahun mendatang.

Di Trenggalek, peningkatan harga sapi menjadi sorotan utama. Meskipun data lengkap tidak tersedia, para pedagang melaporkan kenaikan harga yang cukup tajam akibat tingginya permintaan menjelang Idul Adha. Para peternak di daerah tersebut diperkirakan akan menyesuaikan strategi pemasaran, termasuk menawarkan paket kurban yang mencakup layanan transportasi dan sertifikasi kesehatan.

Gresik juga tak kalah aktif. Pemerintah daerah meningkatkan program vaksinasi PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) di Pasar Hewan Balongpanggang, menargetkan penurunan risiko penyebaran penyakit pada hewan kurban. Langkah ini selaras dengan kebijakan nasional yang menekankan pentingnya kesehatan hewan dalam rangka melindungi konsumen.

Baca juga:

Berbagai upaya tersebut memberikan gambaran lengkap tentang persiapan Idul Adha 2026 di Jawa. Dari pemeriksaan kesehatan ketat, penyesuaian harga pasar, hingga peningkatan permintaan dari konsumen urban, semua faktor saling berinteraksi membentuk lanskap perdagangan hewan kurban yang lebih transparan dan terjamin.

Tak ketinggalan, kuliner khas Idul Adha turut menambah semarak perayaan. Resep Sate Maranggi ala Devina Hermawan, yang menggunakan daging kurban, menjadi pilihan menu spesial di banyak rumah tangga. Potongan daging yang empuk, dibumbui dengan rempah khas, kemudian dipanggang hingga beraroma, memberikan sentuhan tradisional sekaligus modern pada perayaan.

Dengan koordinasi antara pemerintah, peternak, dan konsumen, Idul Adha 2026 diharapkan berlangsung aman, sehat, dan penuh berkah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *