PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 02 Mei 2026 | Curtis Jones, gelandang serbaguna Liverpool, telah memberikan persetujuan bagi Inter Milan untuk melanjutkan pembicaraan transfer musim panas ini. Keputusan itu menandai babak baru bagi pemain berusia 25 tahun yang sejak usia muda telah meniti kariernya di Anfield, sekaligus menambah ketegangan menjelang akhir kontraknya pada Juli 2026.
Sejak debutnya pada 2019, Jones telah mengukir lebih dari 200 penampilan untuk Liverpool, mencatat 21 gol dan 25 assist. Perannya yang fleksibel memungkinkan ia beroperasi di lini tengah, sayap kanan, maupun sebagai penyerang sekunder, tergantung taktik yang diterapkan. Meskipun belum menjadi pilihan utama secara konsisten, Jones dikenal mampu memberikan kontribusi krusial ketika dipanggil, menjadikannya aset bernilai tinggi dalam skuad Jürgen Klopp.
Situasi kontrak Jones kini semakin menonjol. Dengan satu tahun tersisa, klub Merseyside menghadapi dilema antara memperpanjang kontrak pemain lokal atau mengizinkannya pergi demi keuntungan finansial. Sumber internal mengindikasikan Liverpool menilai nilai pasar Jones antara £70 juta hingga £80 juta, angka yang sejalan dengan permintaan Inter Milan yang mengincar pemain berusia muda dengan potensi jangka panjang.
Inter Milan, yang tengah berusaha memperkuat lini tengahnya, melihat Jones sebagai solusi ideal. Klub Italia tersebut mengalami kekosongan di posisi gelandang setelah penurunan performa Davide Frattesi dan penuaan Henrikh Mkhitaryan. Selain itu, mereka telah menambahkan nama-nama seperti Andrey Santos ke dalam daftar pencarian, namun kehadiran Jones dianggap dapat menambah dimensi taktis serta memberi alternatif kreatif bagi Simone Inzaghi.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, menegaskan bahwa ia tidak menolak menempatkan Jones di posisi yang tidak biasa bila diperlukan. “Curtis tidak takut dimainkan di luar posisi utamanya jika taktik tim menuntut,” ujar Slot dalam sebuah konferensi pers. Pernyataan tersebut menggarisbawahi fleksibilitas Jones yang menjadi nilai jual utama di pasar transfer.
Jika kesepakatan tercapai, Inter Milan diperkirakan akan mengajukan tawaran resmi pada awal pekan depan. Sementara itu, Liverpool masih memiliki ruang manuver; klub dapat menolak tawaran tersebut dan menawarkan perpanjangan kontrak, atau menerima tawaran demi memperkuat keuangan klub menjelang fase restrukturisasi pasca‑Klop.
Bagi Jones, langkah ke Serie A berarti tantangan baru di kompetisi yang menuntut kecepatan dan kreativitas. Inter Milan menjanjikan peran utama di lini tengah, sekaligus peluang untuk bermain di panggung Eropa secara reguler melalui Liga Champions. Jika transfer terjadi, ia akan menjadi salah satu pemain Inggris pertama yang bergabung dengan klub Nerazzurri dalam dekade terakhir.
Secara keseluruhan, keputusan Curtis Jones akan menjadi indikator penting bagi strategi jangka panjang Liverpool dan Inter Milan. Baik pihak klub maupun pemain tampaknya siap menghadapinya, menanti hasil akhir yang akan menentukan nasib salah satu talenta muda paling berharga di sepak bola Inggris.
