PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 07 Mei 2026 | Joe Taslim, aktor laga asli Indonesia, kembali memerankan tokoh Bi Han di film sekuel Mortal Kombat 2 produksi Warner Bros. Pictures. Dalam wawancara dengan IDN Times, Joe membuka sisi lain dari keberhasilannya di Hollywood yang jarang dibicarakan.
Joe Taslim mengungkapkan bahwa dirinya merasa terhubung dengan Bi Han ketika mengetahui bahwa senjata karakternya adalah celurit, yang mirip dengan senjata dari Madura. Detail ini bukan hal kecil bagi Joe, karena ia menemukan benang merah antara karakternya dengan identitas dirinya sebagai orang Indonesia.
Joe juga membuka tentang tekanan berkarier di Hollywood, yang membuatnya menanggung tanggung jawab besar. Ia semakin jadi pemilih dalam memilih proyek, dan lebih fokus soal isi proyek yang diambil. Joe sadar bahwa menerima semua tawaran bukan hal yang bijak, apalagi setelah ia berhasil membangun nama lewat film-film berkualitas.
Mortal Kombat 2 sendiri merupakan sekuel dari film pertama yang sukses, dan kembali disutradarai oleh Simon McQuoid. Film ini masih didominasi adegan sadis, namun juga menampilkan koreografi pertarungan yang sangat dinamis. Kehadiran Karl Urban sebagai Johnny Cage menambahkan warna baru pada film ini, dengan sentuhan komedi yang relevan dan celetukan yang mengundang tawa.
Joe Taslim juga berperan sebagai Noob Saibot, wujud arwah gelap dari Bi-Han yang tewas oleh Scorpion di film pertama. Ia harus menyampaikan akting lewat gestur, karena kostumnya yang menutupi seluruh wajah. Film ini juga menampilkan kehadiran Kitana, yang menjadi inti cerita baru dari film kedua ini.
Dalam film ini, Lord Raiden memanggil utusan petarung untuk melawan Shao Kahn, yang memutuskan untuk menyerang Earthrealm dan menginginkan turnamen untuk menguasai semua realisme. Johnny Cage, Liu Kang, Jax, Cole Young, dan Sonya Blade bergabung untuk menghalau usaha Shao Kahn menghancurkan semua realisme.
Bagi Joe Taslim, Mortal Kombat 2 bukan hanya sebuah film, tapi juga sebuah kesempatan untuk menyampaikan identitas dirinya sebagai orang Indonesia. Ia berharap bahwa film ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia, dan menunjukkan bahwa Indonesia juga dapat menjadi bagian dari industri film Hollywood.
Di akhir, Joe Taslim berharap bahwa film ini dapat menjadi sukses dan dapat membuka kesempatan bagi aktor-aktor Indonesia lainnya untuk berkarier di Hollywood.
