PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 07 Mei 2026 | Josep Maria Bartomeu, mantan presiden Barcelona, baru-baru ini mengungkap bahwa klub Catalan tersebut hampir kehilangan Lionel Messi setelah menerima tawaran rekor sebesar €400m dari sebuah klub misterius.
Bartomeu mengungkapkan bahwa tawaran tersebut datang beberapa minggu setelah Neymar meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain pada tahun 2017. Pada saat itu, Barcelona khawatir bahwa mereka akan kehilangan Messi, yang dianggap sebagai pemain terbaik mereka.
Bartomeu menjelaskan bahwa tawaran tersebut berasal dari sebuah klub yang memiliki dana dari Timur Tengah dan bahwa mereka telah memindahkan dana ke rekening bank di Eropa. Namun, Bartomeu enggan untuk menyebutkan nama klub tersebut, hanya mengatakan bahwa itu bukan Manchester City, yang sering dikaitkan dengan Messi karena kehadiran Pep Guardiola.
Tawaran tersebut memicu Barcelona untuk segera mengambil tindakan untuk mempertahankan Messi. Bartomeu menjelaskan bahwa mereka meningkatkan klausul pelepasan Messi dari €400m menjadi €700m, membuatnya sangat sulit bagi klub lain untuk memenuhi tawaran tersebut.
Langkah tersebut akhirnya berhasil mempertahankan Messi di Barcelona, setidaknya untuk beberapa waktu. Namun, tawaran rekor tersebut juga menambah beban keuangan klub, yang pada akhirnya berkontribusi pada kepergian Messi pada tahun 2021.
Penungkapan tawaran rekor ini oleh Bartomeu telah memicu spekulasi tentang identitas klub misterius yang membuat tawaran tersebut. Beberapa klub, seperti Chelsea dan PSG, telah disebut-sebut sebagai kemungkinan pelaku, tetapi Bartomeu tetap tidak mau menyebutkan nama klub tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan Cadena SER, Bartomeu juga membicarakan tentang situasi keuangan Barcelona saat itu dan bagaimana mereka berusaha untuk mempertahankan Messi. Ia menjelaskan bahwa klub tersebut harus mengambil keputusan yang sulit untuk meningkatkan klausul pelepasan Messi dan membayar gaji yang lebih tinggi untuk mempertahankannya.
Meskipun tawaran rekor tersebut tidak berhasil, penungkapan tersebut menunjukkan betapa sulitnya Barcelona untuk mempertahankan pemain bintang mereka dan betapa besar pengaruh keuangan dalam sepak bola modern.
Kehilangan Messi pada akhirnya terjadi pada tahun 2021, ketika ia bergabung dengan Paris Saint-Germain. Namun, penungkapan tawaran rekor ini oleh Bartomeu memberikan wawasan tentang situasi yang terjadi di balik layar dan bagaimana Barcelona berusaha untuk mempertahankan pemain terbaik mereka.
